Abstrak


Determinan Kerawanan Pangan di Kawasan Timur Indonesia Tahun 2018 - 2024


Oleh :
Sinta Novitasari - F0122144 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Kerawanan pangan merupakan masalah kompleks yang berdampak pada kesejahteraan dan pembangunan manusia. Langkah staregis untuk mengatsinya dengan sinergi antara kebijakan fiskal, ekonomi dan sosio ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor determinan kerawanan pangan di Kawasan Timur Indonesia periode 2018 – 2024. Analisis menggunakan metode regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) di 12 provinsi di Kawasan Timut Indonesia. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kerawanan pangan yang diukur dengan FIES, sedangkan variabel independen terdiri dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), rata-rata lama sekolah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan tingkat pengangguran terbuka. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bantuan pangan Non Tunai (BPNT), rata-rata lama sekolah, PDRB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kerawanan pangan. Sementara tingkat pengangguran terbuka berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kerawanan pangan. Berdasarkan hasil penelitian upaya menurunkan prevalensi kerawanan pangan difokuskan dengan stimulus fiskal melalui Bantuan Pangan Non Tunai, karena adanya BPNT kerawanan pangan menurun meskipun tingkat pengangguran mengalami kenaikkan. Peningkatan akses dan kualitas pendidikan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.