Abstrak
Analisis Perbedaan Modul Ajar Materi Keanekaragaman Hayati di Indonesia dan Thailand
Oleh :
Difa Hasna Soebroto - K4321028 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan modul ajar materi Keanekaragaman Hayati yang digunakan di SMA Kabupaten Sukoharjo (Indonesia) dan Udon Pittayanukoon School (Thailand). Kedua negara menggunakan kurikulum yang berbeda, Kurikulum Merdeka di Indonesia dan Basic Education Core Curriculum B.E. 2008 di Thailand yang berpotensi memengaruhi isi serta struktur modul ajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten. Data dikumpulkan melalui dokumentasi modul ajar dari kedua negara dan wawancara dengan guru biologi, kemudian dianalisis berdasarkan komponen modul ajar. Proses analisis dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, digunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan dalam jenjang pembelajaran (Indonesia kelas 10, Thailand kelas 12), pendekatan pembelajaran (Indonesia bervariasi dengan PjBL dan discovery learning, Thailand terstandar dengan Model Inkuiri 5E), dan sistem asesmen (Indonesia variatif antar sekolah, Thailand terfokus pada pengetahuan-proses-sikap dengan evaluasi kepuasan mengajar). Prosedur verifikasi di Indonesia bervariasi dengan kebijakan revisi tidak seragam, sementara Thailand memiliki standar melalui direktur bidang biologi. Kedua negara sama-sama mengintegrasikan pembelajaran kontekstual berbasis potensi lokal dan menekankan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini merekomendasikan keseimbangan antara fleksibilitas dan standarisasi dalam pengembangan modul ajar serta kolaborasi internasional untuk berbagi praktik terbaik.