Abstrak
Implementasi Trikon Ki Hajar Dewantara dalam Pembelajaran Karawitan di SD Kasatriyan Surakarta Sebagai Internalisasi Nilai-nilai Karakter
Oleh :
Muhammad Ridwan Maulana - K7122202 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi asas Trikon Ki Hajar Dewantara dalam pembelajaran karawitan di SD Kasatriyan Surakarta sebagai sarana internalisasi nilai-nilai karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi pelatih karawitan, peserta didik, kepala sekolah, dan guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menemukan makna dari fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran karawitan di SD Kasatriyan Surakarta telah mengimplementasikan ketiga aspek Trikon, yaitu kontinuitas, konvergensi, dan konsentrisitas. Aspek kontinuitas terlihat dari adanya urutan pembelajaran yang sistematis, penggunaan materi secara bertahap dari notasi dasar hingga variasi, serta pembiasaan tata krama dalam proses pembelajaran. Aspek konvergensi tampak dalam integrasi pembelajaran karawitan dengan pendidikan karakter serta kolaborasi dengan kesenian lain sebagai bentuk pengembangan pembelajaran berbasis budaya. Sementara itu, aspek konsentrisitas terlihat dari ciri khas pembelajaran karawitan yang menonjolkan nilai harmoni, kebersamaan, dan kekhasan budaya lokal dalam permainan gamelan. Pembelajaran karawitan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya daerah, tetapi juga sebagai media internalisasi nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan sopan santun. Dengan demikian, implementasi asas Trikon Ki Hajar Dewantara dalam pembelajaran karawitan terbukti mampu mendukung pembentukan karakter peserta didik berbasis budaya lokal.