Abstrak
ANALISIS FRAMING GERAKAN BOIKOT PRODUKPENDUKUNG ISRAEL DI INDONESIA TAHUN 2023 – 2025
Oleh :
Galuh Kristin Ardiningrum - D0422029 - Fak. ISIP
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya gerakan boikot terhadap produk yang dianggap terafiliasi dengan Israel pada periode 2023–2025, yang berkembang pesat melalui media sosial seperti X (Twitter), Instagram, dan YouTube. Fenomena ini tidak hanya mencerminkan respons terhadap isu geopolitik, tetapi juga menunjukkan perubahan dalam cara masyarakat memaknai konsumsi sebagai tindakan moral dan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana framing media membentuk nilai-nilai sosial masyarakat dalam menentukan preferensi produk, serta bagaimana proses konstruktivisme sosial terjadi dalam dinamika tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing model Robert N. Entman dan perspektif konstruktivisme sosial Lev Vygotsky. Data berupa 52 dokumen media sosial dianalisis menggunakan perangkat lunak MAXQDA melalui teknik open coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa framing media didominasi oleh elemen define problems dan diagnose causes yang membingkai isu boikot sebagai persoalan moral dan kemanusiaan. Proses konstruktivisme sosial terjadi melalui interaksi digital yang intens melalui mekanisme scaffolding dan zone of proximal development. Integrasi framing dan konstruktivisme sosial menghasilkan mobilisasi tindakan kolektif dalam bentuk consumer-based activism yang memengaruhi preferensi konsumsi masyarakat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa framing media dan interaksi sosial di ruang digital berperan penting dalam membentuk kesadaran kolektif dan nilai-nilai sosial sehingga preferensi konsumsi tidak lagi semata didasarkan pada pertimbangan rasional, tetapi juga pada dimensi moral, identitas, dan solidaritas sosial.