Abstrak


PERKEMBANGAN KONINGIN EMMA SCHOOL (KES): SEKOLAH TEKNIK DI SURABAYA TAHUN 1912-1942


Oleh :
Dela Afita - B0422023 - Fak. Ilmu Budaya

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Koningin Emma School (KES) sebagai sekolah teknik tingkat menengah di Surabaya pada periode 1912-1942. Fokus penelitian diarahkan pada latar belakang pendirian Koningin Emma School (KES), perkembangan sistem pendidikan teknik pada masa awal, serta upaya KES dalam menghadapi krisis ekonomi Malaise dan situasi politik menjelang Perang Dunia II.Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi dan penulisan sejarah. Sumber primer yang digunakan berupa arsip kolonial, seperti Algemeen Verslag van het Onderwijs in Nederlandsch-Indie, Regeerings Almanak voor Nederlandsch-Indie, serta surat kabar sezaman. Adapun sumber sekunder diperoleh dari buku dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan topik penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendirian Koningin Emma School (KES) pada tahun 1912 dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan industri gula dan permesinan di Surabaya yang membutuhkan tenaga teknis tingkat menengah. Pemerintah kolonial Belanda mendirikan KES sebagai upaya membentuk sistem pendidikan teknik yang lebih terstruktur karena sistem Burger-Avondschool(BAS) dinilai tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan industri modern. Pada periode 1912-1929, KES mengalami perkembangan yang cukup pesat melalui peningkatan jumlah siswa, penambahan jurusan teknik, dan perluasan penyerapan lulusan di berbagai instansi pemerintah kolonial maupun perusahaan swasta. Namun, pada periode 1930-1942, KES menghadapi dampak krisis Malaise yang mendorong pemerintah kolonial Belanda menerapan kebijakan penghematan anggaran. Memasuki masa Perang Dunia II, siswa KES dimobilisasi sebagai tenaga teknis untuk mendukung pertahanan militer pemerintah Belanda, hingga sekolah tersebut akhirnya ditutup setelah Jepang masuk ke Hindia Belanda pada tahun 1942.Kesimpulan dari penelitian ini adalah Koningin Emma School (KES) merupakan lembaga pendidikan teknik yang berkembang secara dinamis dan berperan penting dan mencetak tenaga teknis menengah di Hindia Belanda. Selain itu,perkembangan KES menunjukkan adanya hubungan erat antara kebijakan pendidikan yang berlaku dengan kebutuhan industri, kondisi sosial-ekonomi, dan situasi politik pada masa itu.