;

Abstrak


Perbandingan Luaran Fungsional Tindakan Anterior Cervical Discectomy and Fusion dengan Anterior Cervical Corpectomy and Fusion pada Pasien dengan Masalah Degeneratif Servikal di RSUD Dr. Moewardi Surakarta


Oleh :
Muhammad Dzulfikar - S932102004 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Penyakit degeneratif servikal merupakan penyebab utama nyeri leher, radikulopati, dan mielopati. Dua teknik operasi anterior yang paling sering digunakan adalah Anterior Cervical Discectomy and Fusion (ACDF) dan Anterior Cervical Corpectomy and Fusion (ACCF). Meskipun keduanya telah terbukti efektif, masih terdapat perdebatan mengenai luaran fungsional yang lebih baik.
Tujuan: Membandingkan luaran fungsional tindakan ACDF dan ACCF pada pasien dengan masalah degeneratif servikal di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain retrospektif yang melibatkan 120 pasien, terdiri atas 60 pasien kelompok ACDF dan 60 pasien kelompok ACCF. Luaran fungsional dinilai menggunakan Skala Nurick, modified Japanese Orthopaedic Association (mJOA), dan Visual Analog Scale (VAS). Analisis berpasangan dilakukan menggunakan uji Wilcoxon, sedangkan perbandingan antar kelompok menggunakan uji Mann–Whitney dengan tingkat kemaknaan p<0>Hasil: Kedua kelompok menunjukkan perbaikan bermakna pada seluruh parameter setelah operasi (p<0>Kesimpulan: ACDF dan ACCF sama-sama efektif memperbaiki fungsi neurologis dan menurunkan nyeri pada pasien dengan penyakit degeneratif servikal. ACCF memberikan luaran fungsional yang lebih baik pada kasus multilevel, OPLL, stenosis servikal, dan kifosis servikal, sedangkan ACDF tetap menjadi pilihan yang baik pada HNP servikal terbatas dan pasien dengan risiko komplikasi yang lebih tinggi. Pemilihan teknik operasi sebaiknya disesuaikan dengan diagnosis, derajat keparahan, dan karakteristik pasien.Â