Abstrak
Penerapan Model Pembelajaran CIRC untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Kritis Kelas IV SDN Mangkuyudan
Oleh :
Anindya Andam Dewi - K7120033 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca kritis
peserta didik kelas IV di SDN Mangkuyudan melalui model pembelajaran CIRC.
Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca kritis peserta
didik dalam memahami, menganalisis, dan mengevaluasi isi bacaan, sehingga
diperlukan upaya perbaikan melalui penerapan model yang tepat. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan
kelas dengan sumber data peserta didik, guru, dan analisis dokumen. Model
pembelajaran ini digunakan untuk meningkatkan keterampilan membaca kritis
melalui kerja kelompok yang terstruktur. Peserta didik terlibat secara aktif dalam
memahami, menganalisis, dan menafsirkan isi bacaan, serta belajar berpikir kritis,
bekerja sama, dan mengembangkan kemampuan berargumentasi, sehingga
keterampilan membaca kritis mereka meningkat. Teknik pengumpulan data berupa
observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik uji validitas yang digunakan
adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Data penelitian ini menggunakan
tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, penelitian ini dilaksanakan
selama dua siklus dan dua kali pertemuan pada setiap siklusnya. Hal ini dibuktikan
dengan nilai rata-rata yang diperoleh peserta didik pada pra tindakan sebesar 56,6
karena masih kesulitan dalam mengintervasi makna, menganalisis bacaan,
membuat sintesis, mengevaluasi bacaan, dan menerapkan konsep, dengan
ketuntasan klasikal sebesar 22,22. Siklus I memperoleh nilai rata-rata sebesar 70,17
dengan kesulitan dalam menerapkan konsep, dan ketuntasan klasikal sebesar 61.
Siklus II memperoleh nilai rata-rata sebesar 88,06 dengan kesulitan dalam
mengintervasi makna dan menerapkan konsep, dan ketuntasan klasikal sebesar 94.
Kedua, kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan model pembelajaran CIRC ialah
peserta didik pasif dalam pembelajaran, peserta didik kurang memahami materi,
peserta didik tidak berani bertanya dan menjawab pertanyaan, ada kelompok tidak
mengikuti diskusi, peserta didik belum bisa meringkas bacaan. Ketiga, upaya yang
dilakukan untuk mengatasi kendala dari guru yaitu dengan guru harus rajin
meninjau dan memotivasi peserta didik, guru memberikan banyak contoh soal, guru
menstimulasi agar peserta didik bertanya, guru harus mendorong dan meyakinkan
agar tidak takut menjawab pertanyaan, guru melakukan pendekatan agar mau
mengikuti diskusi, dan guru mengajarkan kembali materi secara berulang.