Abstrak


Pengaruh Dosis Pupuk Fosfat dan Mikoriza terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tunggak (Vigna unguiculata L.)


Oleh :
Ovelia Sasikirana Putri - H0722129 - Fak. Pertanian

Kacang tunggak (Vigna unguiculata L.) merupakan alternatif sumber protein nabati setelah kedelai karena memiliki kandungan protein tinggi. Namun, produksi kacang tunggak di Indonesia masih tergolong rendah. Sehingga guna mendukung produktivitas kacang tunggak diperlukan optimalisasi pemupukan fosfat dan mikoriza. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pemupukan fosfat dan mikoriza terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tunggak. Lokasi penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pertanian UNS Jumantono, pada bulan Oktober – Desember 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor: dosis pupuk fosfat (0; 1,8; dan 3,6 g/tanaman) dan dosis mikoriza (0; 5; 10; dan 15 g/tanaman). Data dianalisis dengan analisis ragam dan dilanjutkan Uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk fosfat 3,6 g/tanaman memberikan pengaruh terbaik dengan meningkatkan jumlah daun hingga 36,31 helai, jumlah polong isi 20,53 g, serta bobot biji kering per tanaman sebesar 22,62 g. Sementara itu, pemberian mikoriza pada dosis 10 g/tanaman secara signifikan meningkatkan panjang akar menjadi 56,16 cm, bobot segar brangkasan 189,28 g, bobot kering brangkasan 36,49 g, dan bobot segar polong per tanaman 58,11 g. Namun, kombinasi antara pupuk fosfat dan mikoriza tidak menunjukkan interaksi nyata pada seluruh variabel pengamatan. Dapat disimpulkan bahwa pemberian faktor tunggal fosfat 3,6 g/tanaman dan mikoriza 10 g/tanaman dapat meningkatkan produktivitas kacang tunggak.