Abstrak


Pengaruh Green Bond terhadap ESG Disclosure pada Perusahaan di Negara-Negara G20 Periode 2023–2024


Oleh :
Zian Alviana Rahma - F0322147 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Green bond telah berkembang menjadi instrumen keuangan strategis yang berpotensi mendorong peningkatan kualitas ESG Disclosure perusahaan melalui mekanisme tekanan akuntabilitas dan pengawasan eksternal yang melekat pada instrumen tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh green bond terhadap ESG disclosure pada perusahaan penerbit green bond di negara-negara G20. Landasan teoritis penelitian ini adalah teori legitimasi yang menjelaskan bahwa perusahaan yang menerbitkan green bond menghadapi tekanan legitimasi yang lebih besar untuk membuktikan komitmen keberlanjutannya melalui pengungkapan ESG yang komprehensif. Penelitian ini menggunakan  unbalanced panel dengan 479 observasi dari 311 perusahaan di G20 selama periode 2023–2024. Variabel dependen diukur menggunakan Bloomberg ESG Disclosure Score, sedangkan variabel independen diukur menggunakan empat proksi penerbitan green bond berbasis rasio finansial. Hasil pengujian model utama menunjukkan bahwa green bond berbasis total aset berpengaruh positif dan signifikan terhadap ESG Disclosure, sehingga hipotesis penelitian diterima. Analisis tambahan mengonfirmasi bahwa proksi berbasis rasio lebih andal dibandingkan nilai absolut. Pada level pilar, Social Disclosure merupakan dimensi yang paling responsif, sementara Environmental Disclosure terkendala lag effect konstruksi proyek, dan Governance Disclosure menunjukkan selection effect akibat keterbatasan hak bondholder. Penelitian ini berkontribusi pada literatur akuntansi keberlanjutan dengan mengembangkan proksi penerbitan green bond berbasis rasio finansial dalam konteks lintas negara G20 yang heterogen pada periode terkini.