Abstrak


ESTIMASI KERUGIAN EKONOMI AKIBAT PENYAKIT MULUT DAN KUKU (PMK) PADA PETERNAKAN SAPI DI SOLO RAYA


Oleh :
Annisa Luthfi Nur Rasyid - H0522026 - Fak. Peternakan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik peternak serta mengetahui estimasi kerugian ekonomi akibat PMK pada peternakan sapi potong dan perah di wilayah Solo Raya. Metode penelitian yang digunakan yaitu survei melalui wawancara dengan kuesioner terhadap 41 peternak sapi potong dan 28 peternak sapi perah. Teknik purposive sampling digunakan dalam penentuan lokasi dan penentuan sampel. Analisis data estimasi kerugian ekonomi akibat PMK diolah secara deskriptif kuantitatif menggunakan software Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternakan sapi potong dan perah berkembang di Solo Raya, yang didominasi oleh peternak laki-laki pada usia produktif (15–64 tahun) dengan tingkat pendidikan mayoritas SMA/SMK. Pengalaman beternak mayoritas berada pada kategori lama (>20 tahun), di mana beternak menjadi pekerjaan utama bagi sebagian besar responden. Hasil data terkait estimasi biaya obat yang dikeluarkan peternak di Solo Raya mencapai Rp938,080 per ekor untuk sapi potong dan Rp986,239 per ekor untuk sapi perah. Dampak kerugian lain dari wabah PMK mencakup kerugian depresiasi nilai jual ternak serta penurunan produktivitas (yang ditandai dengan penurunan berat badan dan gangguan reproduksi). Kesimpulan penelitian ini memberikan gambaran profil peternak di Solo Raya yang didominasi tenaga kerja produktif dan berpengalaman. Selain itu, penelitian ini mengonfirmasi besarnya beban finansial yang harus ditanggung peternak akibat wabah PMK, terutama yang bersumber dari penurunan nilai jual dan produktivitas ternak.