Abstrak
ARTICLE SWARM OPTIMIZATION FOR HYPERPARAMETER TUNING IN FEDPROX-BASED FEDERATED LEARNING USING DENSENET-201 FOR BREAST CANCER CLASSIFICATION
Oleh :
Rizal Dwi Anggoro - L0122142 - Fak. Teknologi Informasi dan Sains Data
Kanker payudara tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di kalangan
perempuan di seluruh dunia, sehingga deteksi dini menjadi prioritas klinis yang sangat penting.
Meskipun deep learning telah menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam klasifikasi
mamografi, perkembangannya terhambat oleh peraturan privasi data yang melarang
pengumpulan data secara terpusat di seluruh institusi medis. Federated learning (FL)
menawarkan solusi yang menjanjikan dengan memungkinkan pelatihan model secara
terdistribusi tanpa mentransfer data mentah pasien. Namun, FL menghadapi tantangan yang
signifikan dalam kondisi data Non-Independent dan Identically Distributed (Non-IID), yang
sering ditemui dalam praktik medis di dunia nyata dan dapat menurunkan kinerja model serta
stabilitas konvergensi. Penelitian ini mengusulkan sistem klasifikasi kanker payudara berbasis
FL yang menggunakan FedProx dan DenseNet-201, dengan optimasi hyerparameter melalui
Particle Swarm Optimization (PSO) untuk meningkatkan kinerja model pada distribusi data
yang heterogen. Percobaan dilakukan pada berbagai skenario distribusi dirichlet (α = 0.1, 0.3,
0.5) dengan membandingkan FL baseline dan FL PSO based. Hasil menunjukkan bahwa PSO
secara konsisten meningkatkan kinerja di seluruh skenario, dengan peningkatan paling
signifikan terdapat pada kondisi Non-IID yang sangat tinggi (α = 0.1), di mana skor F1
meningkat dari 83.18% menjadi 88.00%. FL yang dioptimalkan dengan PSO juga
menunjukkan konvergensi yang lebih cepat, sehingga mengurangi jumlah iterasi yang
diperlukan untuk mencapai kinerja optimal. Selain itu, FL PSO based menghasilkan waktu
pelatihan per round yang lebih singkat dibandingkan dengan FL baseline. Temuan ini
menunjukkan bahwa optimasi hyperparameter berbasis PSO secara efektif meningkatkan
kinerja FL dalam kondisi heterogenitas data sekaligus menjaga privasi data pasien.