Abstrak


PENGARUH AKTIVITAS EKONOMI GLOBAL, HARGA MINYAK DUNIA, DAN INFLASI TERHADAP NILAI TUKAR RUPIAH DI INDONESIA: ANALISIS VECM UNTUK PERIODE 2009–2024


Oleh :
Ghozy Alfaris Purnawarman - F0122073 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas ekonomi global, harga minyak dunia, dan inflasi terhadap nilai tukar Rupiah di Indonesia. Aktivitas ekonomi global diproksikan menggunakan Kilian Global Economic Activity Index, harga minyak dunia menggunakan harga minyak mentah Brent, sedangkan inflasi diukur menggunakan tingkat inflasi Indonesia. Penelitian menggunakan data deret waktu bulanan periode Januari 2009 hingga Desember 2024 sebanyak 192 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah Vector Error Correction Model (VECM) untuk mengidentifikasi hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel, yang didukung oleh uji stasioneritas, penentuan lag optimal, uji kointegrasi Johansen, Granger Causality Test, Impulse Response Function (IRF), dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan keseimbangan jangka panjang antara aktivitas ekonomi global, harga minyak dunia, inflasi, dan nilai tukar Rupiah. Estimasi VECM mengindikasikan bahwa aktivitas ekonomi global, harga minyak dunia, dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar Rupiah dalam jangka panjang. Hasil IRF dan FEVD menunjukkan bahwa guncangan eksternal dan domestik memberikan respons dinamis terhadap pergerakan nilai tukar Rupiah. Temuan ini mengindikasikan bahwa stabilitas nilai tukar memerlukan koordinasi kebijakan moneter dan pengelolaan risiko eksternal yang efektif. Oleh karena itu, pemerintah dan otoritas moneter perlu memperkuat pengendalian inflasi serta meningkatkan ketahanan ekonomi terhadap guncangan global untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan perekonomian nasional.