Abstrak


PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PERLINDUNGAN LERENG PANTAI MENGGUNAKAN CONCRETE MATTRESS DAN GABION MATTRESS (STUDI KASUS: PANTAI PADANG GALAK, BALI)


Oleh :
Yareva Baturina Damanik - I0122180 - Fak. Teknik

Damanik, Y. B. 2026. Perbandingan Efektivitas Perlindungan Lereng Pantai Menggunakan Concrete Mattress dan Gabion Mattress (Studi Kasus: Pantai Padang Galak, Bali). Skripsi. Program Studi S-1 Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Wilayah pesisir rentan terhadap gelombang, pasang surut, perubahan muka air laut, dan erosi yang dapat memengaruhi stabilitas lereng pantai. pantai Padang Galak, Bali, menunjukkan indikasi erosi sekitar 2,1 m pada periode 2021 - 2022, sehingga evaluasi numerik terhadap respons lereng akibat pembebanan gelombang dan perubahan muka air diperlukan. Penelitian bertujuan menganalisis respons lereng pada kondisi eksisting, pembebanan gelombang siklik, rapid load reduction, dan Lowest Low Water Level (LLWL), serta membandingkan efektivitas concrete mattress dan gabion mattress sebagai perkuatan lereng pantai. Data penelitian meliputi geometri lereng, parameter tanah, data angin ECMWF ERA5, wind rose, fetch efektif, dan data pasang surut. Analisis karakteristik gelombang menghasilkan tinggi gelombang nearshore sebesar 0,409 m, Design Water Level (DWL) sebesar 1,808 m, dan tekanan hidrodinamis sebesar 4,114 kN/m². Pemodelan numerik dilakukan menggunakan PLAXIS 2D Ultimate V25 dengan model material Mohr-Coulomb dan perilaku Undrained A. Parameter keluaran meliputi total displacement, vertical displacement, vertical effective stress, active pore pressure, excess pore pressure, vertical strain, dan safety factor. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa rapid load reduction menjadi kondisi paling kritis karena menghasilkan vertical displacement terbesar sebesar 2,674 m hingga -1,054 m dan excess pore pressure maksimum sebesar 17,74 kN/m². Concrete mattress menghasilkan total displacement sebesar 0,1628 m dan safety factor sebesar 4,627, sedangkan gabion mattress menghasilkan total displacement sebesar 0,8498 m dan safety factor sebesar 4,581. Hasil penelitian menunjukkan bahwa concrete mattress lebih efektif dalam membatasi deformasi dan meningkatkan safety factor lereng dibandingkan gabion mattress pada kondisi pemodelan yang dianalisis.