;

Abstrak


IMPLEMENTASI INTEGRASI RESTITUSI DENGAN KEARIFAN LOKAL DALAM MENDUKUNG TERWUJUDNYA PROFIL PELAJAR PANCASILA (STUDI KASUS PADA SEKOLAH DASAR NEGERI PADUROSO DI KABUPATEN PURWOREJO)


Oleh :
Kristina Aspri Hartini - K972408003 - Sekolah Pascasarjana

Implementasi integrasi restitusi dengan kearifan lokal penting untuk penerapan pembelajaran yang memadukan restitusi dan nilai-nilai budaya lokal ke dalam kurikulum dan praktik pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengidentifikasi bentuk integrasi restitusi dengan kearifan lokal dalam proses pembelajaran di SD Negeri Paduroso; 2) Mengidentifikasi pelaksanaan restitusi integrasi dengan kearifan lokal di SD Negeri Paduroso dalam rangka menumbuhkan profil pelajar Pancasila; 3) Menganalisis dampak integrasi restitusi dengan kearifan lokal terhadap pembentukan profil pelajar Pancasila di kalangan siswa SD Negeri Paduroso khususnya pada siswa kelas IV, V, VI yang berjumlah 53 orang. Metode penelitian menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif melaui studi kasus dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Integrasi restitusi dengan kearifan lokal Purworejo diwujudkan melalui modul ajar berbasis musyawarah, gotong royong, dan unggah-ungguh Jawa, serta penerapan restitusi pada pelanggaran fase pembelajaran untuk membangun kesadaran diri dan komitmen perubahan; 2) Implementasi integrasi restitusi restoratif dengan kearifan lokal berlangsung terstruktur di ranah kurikuler (diskusi, dialog dan refleksi berbasis budaya lokal) dan ekstrakurikuler (tari Ndolalak dengan musyawarah restoratif); 3) Dampak pelaksanaan integrasi restitusi dengan kearifan lokal terhadap pembentukan profil pelajar Pancasila terbukti pada peningkatan enam dimensi: beriman bertakwa, berkebhinekaan global, mandiri, gotong royong, bernalar kritis dan kreatif. Implikasi dari penelitian ini adalah: 1) Implementasi integrasi restitusi dan kearifan lokal dapat memperkaya teori pendidikan karakter dengan model kontekstual; 2) Implementasi integrasi restitusi dan kearifan lokal dapat menurunkan pelanggaran, memperkuat disiplin positif, dan membentuk karakter holistik pada siswa.