Abstrak


Pengembangan Media Pembelajaran Sosial Emosional Berbasis Augmented Reality Untuk Meningkatkan Resiliensi Peserta didik Berkesulitan Belajar Di Sekolah Dasar Inklusif


Oleh :
Redydian Adhitya Nugraha - T812208009 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kebutuhan guru dan peserta didik berkesulitan belajar akan media pembelajaran sosioemosional berbasis augmented reality untuk meningkatkan resiliensi; (2) mengembangkan dan menganalisis media pembelajaran sosioemosional berbasis augmented reality untuk meningkatkan resiliensi peserta didik berkesulitan belajar; (3) menguji keefektifan media pembelajaran sosioemosional berbasis augmented reality untuk meningkatkan resiliensi peserta didik berkesulitan belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development model Borg & Gall (1983) terdiri dari tiga tahapan utama: (1) Tahap pendahuluan, dimulai dari kajian kepustakaan, survei lapangan, menentukan spesifikasi produk; (2) Tahap pengembangan, dimulai dengan menyusun prototipe produk berdasarkan spesifikasi, validasi ahli, uji coba calon pengguna, revisi, uji coba terbatas dan luas; (3) Tahap pengujian, terdiri dari teknik pengumpulan data, validasi isi dengan metode Aiken’s V, dan teknik analisis data. Analisis data yang digunakan selama penelitian pengembangan antara lain analisis deskriptif, analisis validasi model, dan analisis keefektifan model dengan paired sample t-test dengan desain one group pretest posttest design yang melibatkan 30 peserta didik berkesulitan belajar. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa; (1) hasil studi pendahuluan menemukan bahwa tingkat resiliensi peserta didik berkesulitan belajar berada pada tingkat rendah dan sedang, guru di SD inklusi umumnya kurang memahami pentingnya resiliensi untuk meningkatkan hasil belajar, dan sistem pembelajaran yang digunakan guru cenderung sama; (2) berdasar penilaian para ahli, prototipe yang dikembangkan dinyatakan “valid” dan “layak” dengan skor validitas isi (0,86), skor media (0,85), dan skor implementasi (0,83), serta diperoleh nilai Aiken’s V (0,895) berada pada kategori tinggi / layak digunakan; (3) hasil uji efektivitas media pembelajaran sosioemosional dinyatakan efektif untuk meningkatkan resiliensi peserta didik berkesulitas belajar melalui uji paired sample t-test dengan nilai sig = 0,000 < 0,05 dan thitung = -5.152 < - ttabel = -1.699, artinya terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata skor pretest (64,8) dan postest (71,73). Keefektifan media pembelajaran sosioemosional dibuktikan oleh uji effect size dengan hasil nilai Cohen’s d adalah sebesar 0,941. Nilai ini dapat diintepretasikan bahwa media pembelajaran sosioemosional yang dikembangkan memiliki efek yang besar dalam mempengaruhi peningkatan resiliensi peserta didik berkesulitan belajar.