Abstrak
Self-Compassion dan Problem-Focused Coping sebagai Prediktor Psychological Well-Being Guru PAUD di Kota Semarang
Oleh :
Anik Setiawati - P0122024 - Fak. Psikologi
Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui peran self-compassion dan problem-focused
coping sebagai prediktor psychological well-being pada guru PAUD di
Kota Semarang. Guru PAUD menghadapi berbagai tuntutan pekerjaan yang kompleks,
seperti pengelolaan kelas, beban administrasi, serta tuntutan dari orang tua
peserta didik yang berpotensi memengaruhi kondisi psychological well-being.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik
analisis regresi linier berganda. Subjek penelitian berjumlah 177 guru PAUD di Kota
Semarang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan kuota
sampling. Instrumen penelitian terdiri dari Skala Psychological
Well-Being, Skala Welas Diri (SWD), dan Skala Problem-Focused Coping yang
telah diadaptasi oleh peneliti dan telah melalui proses expert judgment, uji
validitas serta reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar
responden memiliki tingkat psychological well-being, self-compassion,
dan problem-focused coping pada kategori sedang. Analisis regresi menunjukkan
bahwa secara simultan, self-compassion dan problem-focused coping berperan
signifikan dalam memprediksi psychological well-being guru PAUD di Kota
Semarang dengan kontribusi sebesar 60,7%. Secara parsial, self-compassion
berperan signifikan sebagai prediktor psychological well-being dengan
kontribusi 26,05%. Selain itu, problem-focused coping juga berperan
signifikan sebagai prediktor psychological well-being dengan kontribusi
sebesar 35,04%. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam bersikap welas
asih terhadap diri sendiri serta menggunakan strategi koping yang berfokus pada
pemecahan masalah dapat mendukung terjaganya psychological well-being
selama menjalankan peran sebagai pendidik.