Abstrak


HUBUNGAN ANTARA USIA GESTASI DENGAN KEJADIANPNEUMONIA KONGENITAL PADA NEONATUS DI RS UNS


Oleh :
Farah Fauziyah - G0022079 - Fak. Kedokteran

Farah Fauziyah, G0022079, 2025. Hubungan Antara Usia Gestasi dengan KejadianPneumonia Kongenital pada Neonatus di RS UNS. Skripsi. Fakultas Kedokteran,Universitas Sebelas Maret, Surakarta.Latar Belakang: Pneumonia kongenital merupakan salah satu penyebabmorbiditas dan mortalitas neonatal yang signifikan, terutama pada bayi dengankondisi perinatal yang berisiko. Usia gestasi diketahui memengaruhi kematangansistem imun dan paru neonatus, sehingga diduga berperan dalam terjadinyapneumonia kongenital. Namun, data mengenai hubungan usia gestasi dengankejadian pneumonia kongenital di rumah sakit pendidikan masih terbatas, termasukdi RS Universitas Sebelas Maret (RS UNS).Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desainobservasional analitik retrospektif menggunakan pendekatan cross-sectional. Datadiperoleh dari rekam medis neonatus yang dirawat di RS UNS pada periode Januari2024 hingga Juli 2025. Subjek penelitian terdiri dari neonatus kelahiran kurangbulan (<37 minggu) dan cukup bulan (≥37 minggu) yang memenuhi kriteria inklusidan eksklusi. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode consecutive sampling.Analisis hubungan antara usia gestasi dan kejadian pneumonia kongenitaldilakukan menggunakan uji Fisher Exact Test dengan tingkat signifikansi 5%.Hasil : Sebanyak 78 neonatus memenuhi kriteria penelitian, terdiri dari 44 neonatusprematur (56,4%) dan 34 neonatus cukup bulan (43,6%). Kejadian pneumoniakongenital ditemukan pada 42 neonatus (53,8%). Hasil analisis bivariatmenunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara usiagestasi dengan kejadian pneumonia kongenital (p = 0,474).Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara usiagestasi dengan kejadian pneumonia kongenital pada neonatus di RS UNS. Kejadianpneumonia kongenital kemungkinan dipengaruhi oleh berbagai faktor perinatal danneonatal lainnya sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan desain danvariabel yang lebih komprehensif.