Abstrak
Analisis Peran Strategis Pemangku Kepentingan dalam Pengembangan Geotourism Pasca Pengakuan Kebumen UNESCO Global Geopark
Oleh :
Alisza Marelin - F0122016 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Geopark
adalah kawasan geografi yang menyerasikan pelestarian dan pengelolaan tiga
keragaman alam yaitu keragaman geologi (geodiversity),
keragaman hayati (biodiversity), dan
keragaman budaya (cultural diversity)
yang dikelola dengan tujuan konservasi, edukasi, dan ekonomi yang berkelanjutan
melalui pengembangan ekonomi lokal melibatkan partisipasi aktif dari
masyarakat. Keberhasilan pengembangan UNESCO Global Geopark Kebumen yang baru
diakui pada pada 17 April 2025 perlu diidentifikasi untuk mengetahui pengaruh
dan konvergensi-konflik antar aktor dalam pengembangan geotourism pasca pengakuan UNESCO Global Geopark Kebumen.
Penelitian ini menggunakan pendekatan mix
methods. Data sekunder berupa artikel, jurnal, web resmi, serta penelitian
terdahulu dianalisis menggunakan perangkat lunak Atlas.Ti. Data primer
diperoleh langsung dengan melakukan observasi, dokumentasi, dan wawancara
kepada aktor yang telah ditetapkan. Kemudian diolah menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan
MACTOR (Matrix of Alliance, Tactics
Objective and Recommendations). Hasil penelitian menunjukan bahwa potensi
dan peluang sebagai kawasan geotourism terbagi
menjadi tiga pilar yaitu konservasi, edukasi, dan ekonomi berkelanjutan.
Analisis Analytical Hierarchy Process
(AHP) menunjukan bahwa faktor yang paling berpengaruh
dalam pengembangan geotourism di Kebumen
UNESCO Global Geopark adalah faktor eksternal diikuti faktor kelembagaan dan
yang terakhir faktor internal. Hasil konvergen order tiga menunjukkan hubungan
aktor dengan tujuan yang sama yaitu Badan Pengelola Geopark dan Dinas
Pemberdayaan Masyarakat. Terdapat aktor dengan divergensi yang kuat yaitu Pokdarwis
dan wisatawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan geotourism pada kawasan geopark
memerlukan aktor yang memiliki komitmen tinggi untuk pengutan sinergi
kolaborasi antar aktor.