Abstrak
PREDIKSI FATIGUE LIFE DAN STIFFNESS MODULUS PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE – WEARING COURSE (AC - WC) DENGAN ASBUTON B 50/30 MENGGUNAKAN BANDS 2.0
Oleh :
Saddam Satria Pamungkas - I0121163 - Fak. Teknik
Saddam Satria Pamungkas, Prof. Ir. Ary Setyawan, M.Sc., Ph.D., Dr. Ir. Florentina
Pungky P, S.T, M.T., 2026. Prediksi Fatigue life dan Stiffness Moduluus Pada
Campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) Dengan Asbuton B
50/30 Menggunakan BANDS 2.0. Skripsi. Program Studi S1 Teknik Sipil,
Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Kebutuhan aspal di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan lalu lintas,
sementara kapasitas produksi domestik belum mampu memenuhi kebutuhan
nasional. Asbuton B 50/30 sebagai aspal alam asal Pulau Buton berpotensi menjadi
alternatif substitusi Aspal Pen 60/70 dalam campuran Asphalt Concrete – Wearing
Course (AC-WC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan nilai
stiffness modulus dan fatigue life antara campuran AC-WC menggunakan Aspal Pen
60/70 dan campuran AC-WC dengan tambahan Asbuton B 50/30 sebesar 15%.
Metode yang digunakan adalah analisis komputasional dengan perangkat lunak
Bitumen and Asphalt Nomograph System (BANDS 2.0), menggunakan data
sekunder dari penelitian Arsana (2024). Model dianalisis pada enam variasi
komposisi campuran berdasarkan variasi kadar bitumen dan kadar rongga udara
(VIM 3–10,5%).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Asbuton B 50/30 tidak
meningkatkan nilai stiffness modulus dibandingkan Aspal Pen 60/70, khususnya
pada variasi VIM rendah (3–5%) yang menghasilkan kekakuan campuran lebih
optimal. Nilai fatigue life campuran Asbuton juga menunjukkan peningkatan pada
berbagai tingkat strain level, meskipun sensitivitasnya terhadap perubahan VIM
lebih tinggi dibandingkan campuran berbasis Aspal Pen 60/70. Secara keseluruhan,
model prediksi BANDS 2.0 menunjukkan bahwa Asbuton B 50/30 memiliki kinerja
teoritis yang kompetitif bahkan unggul dalam beberapa parameter struktural
dibandingkan Aspal Pen 60/70. Dengan demikian, Asbuton B 50/30 berpotensi
menjadi bahan substitusi yang efektif dalam desain perkerasan AC-WC, sehingga
dapat mendukung upaya pengurangan impor aspal minyak di Indonesia.