Abstrak


Penerapan Media Ilusi Card Dan Model PJBL untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Rekon Imajinatif Siswa Kelas IX SMP


Oleh :
Yunia Khofifah Nurhidayah - K1222085 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peningkatan kualitas proses pembelajaran menulis teks rekon imajinatif melalui penerapan media Ilusi Card dan model Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas IX SMP, dan (2) mendeskripsikan peningkatan kualitas hasil pembelajaran menulis teks rekon imajinatif melalui penerapan media Ilusi Card dan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX C SMP 24 Kota Surakarta yang berjumlah 25 siswa.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Sumber data diperoleh dari peristiwa pembelajaran, informan (guru dan siswa), serta dokumen berupa hasil tulisan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Data dianalisis secara deskriptif komparatif dengan membandingkan hasil prasiklus, siklus I, dan siklus II untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis teks rekon imajinatif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan media Ilusi Card dan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis teks rekon imajinatif, yang ditandai dengan meningkatnya keaktifan siswa dalam diskusi, kemampuan mengembangkan ide berdasarkan stimulus visual, serta keterlibatan siswa dalam perencanaan dan penyusunan proyek tulisan; dan (2) penerapan media Ilusi Card dan model PjBL dapat meningkatkan keterampilan menulis teks rekon imajinatif siswa. Hal itu ditandai dengan meningkatkan nilai siswa hingga dapat memenuhi nilai batas minimal yang ditentukan. Jumlah siswa yang mencapai indikator keberhasilan penelitian yakni mendapatkan nilai ≥ 78 meningkat pada setiap siklusnya. Hingga pada akhirnya siklus II 92% siswa mencapai nilai ≥ 78.