Abstrak
TUGAS AKHIR PRARANCANGAN PABRIK FURFURIL ALKOHOL DARI FURFURAL DAN HIDROGEN KAPASITAS 18.000 TON/TAHUN
Oleh :
Muhammad Sadewo Prakoso - I0522076 - Fak. Teknik
INTISARI
Achmad Fadel Wisudawan, Muhammad Sadewo Prakoso, 2026.
Prarancangan Pabrik Furfuril Alkohol dari Furfural dan Hidrogen Kapasitas
18.000 Ton/Tahun. Program Studi Sarjana Teknik Kimia, Fakultas Teknik,
Universitas Sebelas Maret.
Furfuril alkohol merupakan senyawa
kimia yang banyak dimanfaatkan di dalam industri pengecoran logam, cat, dan
farmasi. Kebutuhan dalam negeri yang
masih mengimpor dan adanya peluang ekspor, maka dirancang pabrik furfuril
alkohol kapasitas 18.000 ton/tahun. Pembuatan 1 kg produk furfuril alkohol
membutuhkan 1,018 kg furfural dan 0,031 kg hidrogen, serta limbah yang
dihasilkan sebanyak 0,049 kg. Pabrik direncanakan beroperasi pada tahun 2029 di
kawasan
industri East Jakarta Industrial Park (EJIP), Bekasi, Jawa Barat.
Furfuril
alkohol diproduksi melalui reaksi fase gas antara furfural dan hidrogen dengan
rasio mol umpan 1:3,5. Reaksi berlangsung di dalam reaktor (R-101) fixed bed multitube menggunakan katalis
padat copper chromite. Reaktor
dioperasikan pada kondisi nonisotermal dan nonadiabatis. Reaksi eksotermis memerlukan
cooling water untuk mengendalikan
panas dan menjaga kestabilan suhu reaktor. Reaksi berlangsung pada suhu 157,6-162,5°C dan tekanan 1,3 bar dengan konversi 99%. Selanjutnya, hasil reaksi
dialirkan menuju condenser partial (CD-101) untuk memisahkan gas hidrogen dan
nitrogen dari cairan produk. Proses ini menghasilkan produk atas berupa gas
hidrogen yang direcycle sebagai umpan
reaktor, serta memerlukan purging agar nitrogen tidak terakumulasi di dalam
reaktor. Produk
bawah dari condenser partial
dialirkan menuju heater (HE-102)
untuk dijadikan fase gas sebagian sebelum memasuki flash drum (V-102), sehingga dapat dilakukan pemisahan komponen. Diperoleh produk atas berupa campuran metil furan dan
furfural, kemudian di flare. Produk
bawah didapatkan kemurnian 99% berat furfuril alkohol, dan dialirkan ke cooler (HE-103) agar disimpan pada suhu
lingkungan pada tangki penyimpanan produk (T-103).
Unit pendukung proses terdiri atas
unit pengadaan air dari aliran Sungai Kalimalang, kebutuhan air sebesar 0,002 m3/kg
produk, unit pengadaan saturated steam 1,954/kg produk (T = 174°C dan P =
8,7 bar), unit pengadaan udara tekan 0,083 Nm3/kg produk (T = 35°C
dan P = 4 bar), unit pengadaan listrik 0,232 kWh/kg produk, serta unit
pengadaan bahan bakar HSD dan IDO sebesar 0,035 L/kg produk dan 0,16 L/kg
produk. Pabrik didukung laboratorium yang mengontrol mutu bahan baku dan produk
serta limbah pabrik berupa cairan dan gas. Bentuk perusahaan yang dipilih
adalah Perseroan Terbatas (PT). Sistem kerja karyawan didasarkan pada pembagian
jam kerja yang terdiri atas 64 karyawan shift
dan 76 karyawan non-shift, dengan
total jumlah karyawan sebanyak 140 orang. Berdasarkan kapasitas produksi,
kebutuhan tenaga kerja tersebut setara dengan nilai man-hour sebesar 0,006 man-hour/kg
produk.
Berdasarkan
perhitungan ekonomi diperoleh nilai Payback
Period dan Discounted Payback Period
selama 2,35 tahun dan 2,72 tahun, Rate of
Return on Investment dan Internal
Rate of Return sebesar 39,24% dan 21,3%. Evaluasi resiko dalam perhitungan
profitabilitas didapatkan nilai Break
Event Point sebesar 47,37% dan Shut
Down Point sebesar 23,03%. Dapat disimpulkan dari analisis ekonomi
tersebut, pabrik furfuril alkohol kapasitas 18.000 ton/tahun layak didirikan.