Abstrak
HABITUSI GURU DALAM PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PADA PENDIDIKAN: STUDI FENOMENOLOGI
Oleh :
Rachelia Dyah Ayu Putri - D0322091 - Fak. ISIP
Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan mendorong guru
untuk beradaptasi dengan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam proses
pembelajaran maupun aktivitas profesional lainnya. Kehadiran AI tidak hanya
dimanfaatkan sebagai alat bantu teknis, tetapi juga mempengaruhi cara guru
berpikir, bertindak, dan menjalankan praktik pendidikan sehari-hari. Penelitian ini
dilakukan di SDN 02 Jaten dan SDN 01 Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten
Karanganyar dengan tujuan untuk menganalisis habitus guru dalam penggunaan
Artificial Intelligence (AI) pada pendidikan. Teori yang digunakan dalam penelitian
ini adalah teori habitus Pierre Bourdieu. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap sembilan informan guru sekolah
dasar yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data
dilakukan melalui tahapan tipifikasi data, field (ranah sosial), coding data, analisis
sejarah sosial informan, dan penarikan makna habitus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI telah menjadi bagian
dari aktivitas pembelajaran dan pekerjaan profesional guru sehari-hari. AI
dimanfaatkan dalam penyusunan perangkat pembelajaran, pembuatan soal,
pencarian materi, serta desain media pembelajaran. Intensitas penggunaan AI
menunjukkan variasi pada setiap informan, mulai dari penggunaan harian hingga
situasional sesuai kebutuhan. Digitalisasi dalam pendidikan turut mendorong
perubahan pola kerja guru dari sistem manual menuju sistem digital yang lebih
cepat dan efisien. Penggunaan AI yang dilakukan secara berulang membentuk
habitus baru berupa kebiasaan penggunaan AI, munculnya kecenderungan
ketergantungan terhadap AI, normalisasi penggunaan AI dalam pekerjaan guru,
serta perubahan pola pikir guru yang lebih terbuka terhadap perkembangan
teknologi digital.