Abstrak
HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA ANGKATAN 2025 PROGRAM STUDI PSIKOLOGI UNIVERSITAS SEBELAS MARET
Oleh :
Elsaria Damanik - G0121043 - Fak. Psikologi
Mahasiswa tahun pertama rentan mengalami penurunan kesejahteraan psikologis akibat berbagai tantangan psikologis selama masa transisi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa angkatan 2025 Program Studi Psikologi. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 114 responden dan analisis data menggunakan analisis korelasi Pearson. Instrumen penelitian yang digunakan Psychological Well Being Scale versi Bahasa Indonesia yang diadaptasi oleh Humaidah dan Mulyono (2025), serta Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) yang sudah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia oleh Radde dkk. (2021). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara regulasi emosi secara keseluruhan dan kesejahteraan psikologis (r = 0,393; p 0,00 < 0,05). Selain itu, terdapat hubungan positif signifikan antara cognitive reappraisal dan kesejahteraan psikologis (r = 0,289; p = 0,002), serta hubungan negatif signifikan antara expressive suppression dan kesejahteraan psikologis (r = −0,260; p = 0,005). Sehingga diharapkan mahasiswa tahun pertama dapat lebih aktif mengembangkan dan melatih penggunaan strategi cognitive reappraisal dan mengurangi ketergantungan pada strategi expressive suppression.