Abstrak
Pusat Kebudayaan dengan Pendekatan Neo-vernakular di Magelang
Oleh :
Rafi Andhika Pandya - I0222118 - Fak. Teknik
Magelang
memiliki potensi budaya dan pariwisata besar yang ditunjang oleh keberadaan
berbagai kesenian tradisional dan komunitas budaya yang masih aktif. Kondisi
ini menunjukkan adanya peluang pengembangan fasilitas yang mampu mengoptimalkan
potensi tersebut dengan menghadirkan Pusat Kebudayaan Magelang. Desain Pusat
Kebudayaan dengan pendekatan Neo-vernakular di Magelang bertujuan untuk
menyediakan fasilitas sebagai wadah pelestarian, pengembangan, dan regenerasi
budaya lokal sekaligus memperkuat identitas kawasan. Pendekatan Neo-Vernakular
tidak hanya berfokus pada aspek estetika visual semata, tetapi juga diterapkan
untuk menerjemahkan nilai-nilai arsitektur tradisional lokal ke dalam bentuk
arsitektur kontemporer yang kontekstual serta mengakomodasi kebutuhan dan
teknologi modern secara harmonis. Metode yang digunakan adalah
deskriptif-kualitatif melalui tahapan studi pustaka, analisis tapak, analisis
ruang, analisis gubahan massa dan tampilan, serta analisis struktur dan
utilitas. Hasil konsep desain menunjukkan konsep Neo-vernakular yang diterapkan
pada tapak, ruang, bentuk dan tampilan, dan struktur. Desain ini diharapkan mampu menjadi ruang interaksi dan
pertukaran budaya di Magelang.