Abstrak
Kajian Numerik Pengaruh Variasi Ketebalan UHPC Dengan Tulangan D-16 Terhadap Perilaku Siklik Balok-T Bertulang
Oleh :
Fahri Munaf - I0122067 - Fak. Teknik
Indonesia
berada di zona pertemuan tiga lempeng tektonik aktif sehingga balok-T bertulang
pada daerah momen negatif sangat rentan mengalami degradasi kapasitas akibat
beban siklik gempa. Penelitian ini bertujuan memvalidasi model numerik balok-T
bertulang berperkuatan lapis Ultra-High Performance Concrete (UHPC) dengan
tulangan 4-D16, menganalisis pengaruh variasi ketebalan lapis UHPC (25 mm, 30
mm, dan 40 mm) terhadap perilaku siklik, serta mengevaluasi kesesuaian distribusi
tegangan dengan pola retak yang terbentuk. Pemodelan
dilakukan menggunakan Finite Element Analysis (FEA) pada perangkat lunak ATENA
Science dengan GiD v.17.0.1 sebagai pre-processing. Validasi model menggunakan
koefisien korelasi Pearson (r) dan Normalized Mean Square Error (NMSE) dengan
membandingkan kurva Envelope numerik terhadap data eksperimental.
Hasil validasi menunjukkan r = 0,9909 dan NMSE = 0,0338,
mencerminkan kesesuaian yang sangat kuat. Spesimen SB-U16-40 mm mencapai
kapasitas beban tertinggi sebesar 330,40 kN (tekan) dan 197,37 kN (tarik),
sedangkan penurunan ketebalan ke 25 mm menurunkan kapasitas tarik sebesar
11,13% dan energi disipasi tarik sebesar 10,92%. Pola degradasi
kekakuan relatif serupa pada ketiga spesimen, dan pola retak yang terbentuk
konsisten dengan distribusi tegangan hasil pemodelan. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa peningkatan ketebalan lapis UHPC efektif meningkatkan
kapasitas beban dan disipasi energi balok-T bertulang terhadap pembebanan
siklik.