Abstrak
Hubungan Perceived Social Support dengan Psychological Well-Being yang Dimediasi Internal Locus of Control pada Penyandang Disabilitas Fisik di Komunitas “X”
Oleh :
Chatania Dea Armilda - P0122055 - Fak. Psikologi
Penyandang disabilitas fisik kerap menghadapi berbagai hambatan kehidupan yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perceived social support dan psychological well-being dengan internal locus of control sebagai variabel mediator pada penyandang disabilitas fisik di komunitas “X”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan subjek 79 penyandang disabilitas fisik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Ryff’s Psychological Well-Being Scales (α = 0,797), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (α = 0,763), dan skala internal locus of control (α = 0,810). Analisis data dilakukan menggunakan PROCESS Hayes Model 4 dengan bootstrapping sebanyak 5.000 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internal locus of control berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan perceived social support dan psychological well-being (β = 0,317; CI 95% = 0,288–0,862). Selain itu, juga terdapat hubungan positif dan signifikan antara perceived social support dengan psychological well-being (β = 0,214; p < 0,001), perceived social support dengan internal locus of control (β = 0,532; p < 0,001), serta internal locus of control dengan psychological well-being (β = 0,596; p < 0,001). Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penguatan perceived social support dan internal locus of control untuk meningkatkan psychological well-being penyandang disabilitas fisik.