Abstrak


PERKEMBANGAN BUDIDAYA TEMBAKAU RAKYAT KABUPATEN TEMANGGUNG PADA TAHUN 1970-1998


Oleh :
Mayusya Darmasusetya Nugraha - K4421050 - Fak. KIP

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui perkembangan budidaya tembakau rakyat di Kabupaten Temanggung pada tahun 1970-1998 dan (2) Untuk mengetahui dampak sosial-ekonomi budidaya tembakau terhadap kehidupan petani di Kabupaten Temanggung. Penelitian ini menggunakan metode historis dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan petani tembakau, tokoh masyarakat, serta pengurus Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), sedangkan data sekunder dikumpulkan dari arsip, dokumen resmi, laporan pemerintah daerah, buku, dan artikel ilmiah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan purposive sampling untuk memilih informan yang relevan, sementara validitas data dijaga melalui triangulasi sumber serta verifikasi dengan narasumber. Analisis data dilakukan menggunakan model kualitatif Miles dan Huberman, melalui tahapan reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) budidaya tembakau rakyat di Kabupaten Temanggung pada periode 1970–1998 mengalami perkembangan signifikan ditandai dengan perluasan areal tanam, penerapan program Intensifikasi Tembakau Rakyat (ITR), serta meningkatnya peran perusahaan rokok besar yang memperkuat sistem patron–klien antara petani, tengkulak, dan pabrikan; dan (2) budidaya tembakau memberikan dampak sosial-ekonomi berupa peningkatan pendapatan, penyerapan tenaga kerja, dan pembentukan identitas budaya lokal, tetapi juga menghadirkan kerentanan berupa ketergantungan pada tengkulak, fluktuasi harga, serta penurunan kesejahteraan petani pada masa krisis ekonomi 1997–1998. Dapat disimpulkan bahwa bahwa perkembangan budidaya tembakau rakyat di Kabupaten Temanggung pada periode 1970–1998 telah mendorong pertumbuhan ekonomi dan identitas budaya lokal, namun sekaligus menimbulkan kerentanan struktural akibat ketergantungan pada pasar, tengkulak, dan fluktuasi harga.