Abstrak
HUBUNGAN ANTARA UKURAN VSD DENGAN PEMILIHAN UKURAN DEVICE PADA TINDAKAN TRANSKATETER VSD CLOSURE PADA RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA
Oleh :
Muhammad Iqbal Baihaqi - G0022139 - Fak. Kedokteran
Muhammad
Iqbal Baihaqi, G0022139, 2026. Hubungan Antara Ukuran VSD Dengan Pemilihan
Ukuran Device Pada Tindakan Transkateter VSD Closure Pada RSUD Dr.
Moewardi Surakarta. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret,
Surakarta.Pendahuluan: Ventricular Septal Defect adalah kelainan jantung
bawaan yang paling sering ditemukan pada anak. Keberhasilan tindakan
transkateter VSD closure bergantung pada ketepatan pemilihan ukuran device
berdasarkan diameter defek septum ventrikel. Namun, penelitian yang spesifik
mengkaji hubungan kuantitatif antara kedua variabel tersebut pada populasi
Indonesia terbatas.Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain
potong lintang (cross-sectional) menggunakan data rekam medis 90 pasien
yang menjalani tindakan transkateter VSD closure di RSUD Dr. Moewardi
Surakarta periode Mei-Juni 2026. Pengambilan sampel dilakukan secara total
sampling. Variabel bebas adalah ukuran defek VSD berdasarkan pemeriksaan
ekokardiografi (mm), dan variabel terikat adalah diameter waist occluder
yang digunakan (mm). Uji normalitas dilakukan dengan uji Shapiro-Wilk,
dan analisis hubungan menggunakan uji korelasi Spearman. Kemaknaan statistik
ditetapkan pada p< 0.05. Hasil: Prevalensi 90
subjek. Median ukuran defek VSD adalah 4 mm (rentang 1,20–13 mm) dan median
ukuran device adalah 6 mm (rentang 4–13 mm). Uji normalitas Shapiro–Wilk
menunjukkan distribusi data tidak normal pada kedua variabel (p < 0,001).
Uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif yang bermakna antara ukuran
defek septum ventrikel dan ukuran device (ρ = 0,677; p < 0,001),
dengan kekuatan korelasi dalam kategori kuat.
Simpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara
ukuran defek septum ventrikel dengan ukuran device pada tindakan
transkateter VSD closure di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Semakin besar
ukuran defek, semakin besar ukuran device yang digunakan, konsisten
dengan prinsip oversizing dalam kardiologi intervensi.