Abstrak
Bahari Creative Hub Dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular Di Wilayah Pesisir Kota Tegal
Oleh :
Muhammad Dzulfikar - I0222093 - Fak. Teknik
Kota Tegal, yang dikenal sebagai "Kota Bahari", memiliki potensi maritim dan UMKM yang besar namun dihadapkan pada tantangan pengangguran, krisis lingkungan pesisir, serta minimnya ruang kolaborasi bagi generasi muda. Untuk menjawab permasalahan tersebut, perancangan Bahari Creative Hub diajukan sebagai wadah kolaboratif penggerak ekonomi kreatif dan pelestarian budaya lokal dengan menerapkan pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular. Desain bangunan ini merespons iklim tropis pesisir secara pasif melalui strategi pemecahan massa yang berorientasi pada plaza komunal guna memaksimalkan sirkulasi udara dan penetrasi cahaya alami. Transformasi wujud vernakular diaplikasikan melalui struktur massa yang terangkat (sistem pilotis) sebagai mitigasi air pasang, penerapan bentuk atap tropis kontemporer limasan, serta penggunaan secondary skin vertikal untuk mereduksi silau terik matahari. Melalui pembagian zonasi yang terstruktur untuk mewadahi fasilitas makerspace, co-working space, ruang pameran, dan amfiteater, rancangan ini tidak hanya merepresentasikan identitas kemaritiman Tegal secara estetis, tetapi juga berkinerja aktif sebagai solusi arsitektural yang tanggap terhadap tantangan lingkungannya.