Abstrak


Hubungan Kecemasan Belajar dengan Tingkat Dismenorea pada Mahasiswi Kedokteran UNS


Oleh :
Luthfiyah Zahroh Istiqlal - G0022123 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Kecemasan belajar merupakan kondisi psikologis yang sering dialami mahasiswa. Hal ini seringkali diebabkan oleh tuntutan akademik dan dapat berpengaruh pada konsentrasi, performa akademik bahkan dapat berdampak pada kesejahteraan individu. Kecemasan secara umum diduga juga berhubungan keluhan fisik, salah satunya dismenorea. Dismenorea merupakan nyeri haid yang sering dialami mahasiswi dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, hasil penelitian menunjukkan temuan beragam. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara spesifik hubungan kecemasan belajar dan keluhan dismenorea pada mahasiswi.Metode: Penelitian dilakukan dengan desain observasional analitik dengan desain cross sectional. Melibatkan 100 mahasiswi yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Academic Anxiety Scale dipilih menjadi instrument pengukur kecemasan belajar dalam penelitian, sedangkan tingkat dismenorea diukur menggunakan WaLIDD Score. Analsis data pada penelitian menggunakan uji korelasi spearman. Hasil: Hasil analisis pada penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat kecemasan sedang hingga tinggi. Tingkat dismenorea didominasi kategori ringan hingga sedang. Uji korelasi spearman menunjukkan hasil koefisien korelasi yang lemah dan tidak signifikan antara kecemasan belajar dan tingkat dismenorea (p = 0,062; p> 0,05).Simpulan: Hubungan kecemasan belajar dan Tingkat dismenorea tidak signifikan pada mahasiswi kedokteran UNS. Hal ini menunjukkan bahwa kecemasan belajar bukan faktor utama yang berhubungan dengan dismenorea.