Abstrak
Hubungan Sikap Kesetaraan Gender dengan Persepsi Keikutsertaan Perempuan Bekerja pada Masyarakat Indonesia
Oleh :
Yumna Fadila Dewanti - P0122253 - Fak. Psikologi
Kesetaraan gender merupakan salah satu isu penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi yang berkaitan dengan partisipasi perempuan dalam dunia kerja. Meskipun tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan di Indonesia terus meningkat, berbagai norma dan nilai gender tradisional masih memengaruhi persepsi masyarakat terhadap keikutsertaan perempuan bekerja. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara sikap kesetaraan gender dan persepsi terhadap keikutsertaan perempuan bekerja pada masyarakat Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan memanfaatkan data sekunder World Values Survey (WVS) Wave 8 Indonesia. Partisipan penelitian berjumlah 2.308 responden (40,3% laki-laki; 59,4% perempuan) berusia 17 tahun hingga ≥65 tahun. Sikap kesetaraan gender diukur menggunakan tiga indikator, sedangkan persepsi terhadap keikutsertaan perempuan bekerja diukur melalui dua indikator. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi regresi (normalitas, linearitas, dan heteroskedastisitas), serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap kesetaraan gender berhubungan positif dan signifikan dengan persepsi mengenai prioritas memperoleh pekerjaan bagi laki-laki ketika lapangan kerja terbatas (β = 0,398; p < 0,001; R2 = 0,160) dan persepsi mengenai perempuan yang berpenghasilan lebih tinggi daripada suaminya (β = 0,237; p < 0,001; R2 = 0,056). Temuan ini menunjukkan bahwa individu dengan sikap kesetaraan gender yang lebih tinggi cenderung memiliki persepsi yang lebih egaliter terhadap partisipasi perempuan dalam dunia kerja dan peran ekonomi keluarga. Dengan demikian, sikap kesetaraan gender berhubungan secara signifikan dengan persepsi terhadap keikutsertaan perempuan bekerja.