Abstrak


Pengaruh Sosial Ekonomi, Kepemilikan Buku, dan Jumlah Perpustakaan Sekolah terhadap Literasi Siswa SMP Jawa Tengah


Oleh :
Widya Nur Rimarsha - P0122245 - Fak. Psikologi

Kemampuan literasi merupakan salah satu kompetensi dasar yang mendukung keberhasilan belajar siswa, namun capaian literasi siswa SMP di Jawa Tengah masih menunjukkan adanya kesenjangan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari lingkungan keluarga maupun sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh status sosial ekonomi (SES), kepemilikan buku di rumah, dan jumlah perpustakaan sekolah terhadap kemampuan literasi siswa SMP di Jawa Tengah serta mengkaji interaksi antar variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis multilevel.  Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Rapor Asesmen Nasional (AN) tahun 2024 dengan sampel sebanyak 22.311 siswa yang berasal dari 607 SMP di Jawa Tengah. Variabel penelitian terdiri dari literasi sebagai variabel dependen, serta SES, kepemilikan buku, dan jumlah perpustakaan sekolah sebagai variabel independen. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak Jamovi dengan modul GAMLj. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SES dan jumlah perpustakaan sekolah berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa, sedangkan kepemilikan buku menunjukkan hubungan yang negatif terhadap kemampuan literasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa kepemilikan buku memperlemah hubungan antara SES dan kemampuan literasi siswa. Sedangkan interaksi antara kepemilikan buku dan jumlah perpustakaan sekolah tidak menunjukkan pengaruh terhadap literasi siswa. Selain itu, perbedaan karakteristik antar sekolah memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap variasi kemampuan literasi siswa.