Abstrak
Analisis Peramalan (Forecasting) Produksi dan Harga Komoditas Bawang Merah di Jawa Tengah
Oleh :
Ade Mutiara Octaviana - H0822003 - Fak. Pertanian
Bawang
merah merupakan komoditas hortikultura strategis yang berperan penting dalam
ketahanan pangan dan perekonomian nasional, namun perkembangannya sering
dihadapkan pada ketidakpastian produksi dan fluktuasi harga. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pola perkembangan produksi dan harga riil produsen
bawang merah di Jawa Tengah, menentukan metode peramalan terbaik berdasarkan
uji akurasi MAD, MSE, dan MAPE, serta meramalkan produksi dan harga riil
produsen bawang merah di Jawa Tengah pada periode selanjutnya. Metode peramalan (forecasting) yang diuji
meliputi Trend Analysis, Weighted Moving Average (WMA), dan Exponential
Smoothing yang terdiri dari Double Exponential Smoothing (DES) dan Triple
Exponential Smoothing (TES) dengan bantuan Microsoft Excel dan
aplikasi POM-QM for Windows. Data yang digunakan adalah data produksi (2001 – 2025) dan data harga
riil produsen (Januari 2010 – Desember 2025). Hasil analisis menunjukkan pola
produksi bawang merah cenderung meningkat disertai fluktuasi tahunan, sementara
harga riil produsen menunjukkan pola dinamis dengan fluktuasi musiman yang
berulang. Metode 3-years WMA (5,3,1) menjadi metode terbaik untuk
produksi dengan nilai galat (error) MAD 536.170,80, MSE
478.638.612.431,40, dan MAPE 11,66%, sedangkan TES (α=0,90, β=0,01 ,dan γ=0,95) metode terbaik untuk harga riil produsen dengan nilai galat (error)
MAD 1.183,18, MSE 3.081.062,94, dan MAPE 8,28%. Hasil peramalan periode 2026 –
2030 menunjukkan produksi stabil (5,8 jt ku), sementara itu harga riil produsen
sepanjang 2026 diramalkan fluktuatif dengan puncak pada April (Rp27.452,45/kg)
dan terendah September (Rp23.386,17/kg).