Abstrak


ANALISIS PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI BERDASARKAN METODE FULL TIME EQUIVALENT DAN NASA-TLX (STUDI KASUS : PT XYZ)


Oleh :
Alif Kus Setyanto - I0322011 - Fak. Teknik

Sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam sebuah organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja fisik dan mental terhadap kinerja pegawai di PT XYZ. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode Full Time Equivalent (FTE) untuk mengukur beban kerja fisik dan NASA Task Load Index (NASA-TLX) untuk mengukur beban kerja mental, serta Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ) untuk menilai kinerja pegawai. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada 38 responden, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja fisik dan mental berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,009 dan 0,045. Selain itu, hasil analisis korelasi menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara FTE dan kinerja (r = -0,443; p < 0,05) serta antara NASA-TLX dan kinerja (r = -0,357; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan beban kerja cenderung menurunkan kinerja pegawai. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan berupa penyesuaian jumlah tenaga kerja pada departemen yang mengalami overload serta pengelolaan beban kerja mental melalui sistem target periodik dan kegiatan diluar pekerjaan.