;

Abstrak


PENGARUH KOMBINASI VITAMIN D DAN MAGNESIUM TERHADAP TEKANAN DARAH, KADAR RENIN DAN RESISTIF INDEKS AORTA ABDOMINALIS DENGAN USG DOPPLER PADA TIKUS MODEL DIABETES TIPE 2


Oleh :
Tessa Septian Anugrah - S212308007 - Fak. Kedokteran

PENGARUH KOMBINASI VITAMIN D DAN MAGNESIUM TERHADAP TEKANAN DARAH, KADAR RENIN DAN RESISTIF INDEKS AORTA ABDOMINALIS DENGAN USG DOPPLER PADA TIKUS MODEL DIABETES TIPE 2Tessa Septian Anugrah,  Rachmi Fauziah Rahayu, Ratih Dewi Yudhani Latar Belakang: Diabetes Melitus Tipe 2 (T2DM) sering memicu komorbiditas seperti hipertensi dan gangguan vaskular yang berhubungan dengan hiperaktivitas sistem Renin-Angiotensin-Aldosterone System (RAAS) serta peningkatan kekakuan pembuluh darah. Suplementasi Vitamin D dan Magnesium berpotensi memberikan efek protektif terhadap fungsi endotel, penurunan tekanan darah, dan penghambatan aktivasi RAAS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian kombinasi Vitamin D dan Magnesium terhadap tekanan darah, kadar renin plasma, dan Resistive Index (RI) aorta abdominalis pada tikus Wistar model T2DM. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Subjek penelitian terdiri dari 24 ekor tikus putih jantan galur Wistar yang dibagi menjadi 4 kelompok: Kelompok Normal (KN), Kelompok Kontrol Negatif (KNeg; diinduksi STZ+NA), Kelompok Kontrol Positif (KPos; diinduksi STZ+NA + Metformin 9 mg/200g/hari), dan Kelompok Perlakuan (KP; diinduksi STZ+NA + kombinasi Magnesium sitrat 3,6 mg/200g/hari dan Vitamin D 3,6–7,2 IU/200g/hari). Parameter yang diukur meliputi selisih perubahan berat badan, gula darah sewaktu (GDS), tekanan darah sistolik (Sphygmomanometer S2), kadar renin plasma (metode ELISA), serta Resistive Index (RI) aorta abdominalis yang dievaluasi menggunakan Ultrasonografi (USG) Doppler. Data dianalisis secara statistik sesuai dengan distribusi normalitas dan homogenitasnya.Hasil: Kelompok perlakuan yang menerima kombinasi Vitamin D dan Magnesium menunjukkan perbaikan signifikan pada parameter metabolik dan hemodinamik dibandingkan kelompok kontrol negatif. Pemberian kombinasi tersebut secara signifikan dapat menekan peningkatan tekanan darah sistolik, menurunkan kadar renin plasma, serta menurunkan nilai Resistive Index (RI) aorta abdominalis (p < 0,05) mendekati kadar pada kelompok kontrol normal maupun kelompok positif metformin.Simpulan: Pemberian kombinasi Vitamin D dan Magnesium berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan tekanan darah sistolik, menurunkan kadar renin plasma, dan memperkecil nilai Resistive Index (RI) aorta abdominalis pada tikus model Diabetes Melitus Tipe 2. Kombinasi ini berpotensi dimanfaatkan sebagai terapi kombinasi untuk mencegah komplikasi kardiovaskular dan vaskulopati pada T2DM.