Abstrak


Uji Viabilitas Spermatozoa Epididimis Sapi Brahman Cross Menggunakan Jenis Pengencer Berbasis Tris-Sitrat dengan Lama Penyimpanan Berbeda pada Suhu Rendah


Oleh :
Abelita Kusbianto - H0522002 - Fak. Peternakan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas mikroskopis spermatozoa cauda epididimis sapi Brahman Cross (BX) yang dipreservasi selama lima hari pada suhu 3-5℃ menggunakan pengencer tris-sitrat. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-Desember 2025. Data aktual yang didapatkan dibandingkan dengan data Systematic Literature Review (SLR) tahun 2010-2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan lama penyimpanan (0, 24, 48, 72, 96, dan 120 jam) yang diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi motilitas (% MOT), viabilitas (% L/D), dan abnormalitas (% ABNO) spermatozoa. Hasil analisis statistik menunjukkan lama penyimpanan dengan suhu 3-5℃ memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap abnormalitas dan normalitas spermatozoa. Motilitas dan viabilitas tertinggi ditemukan pada 0 jam (P0) dengan persentase 86,67±1,53% dan 92,33±1,53% kemudian menurun secara signifikan hingga 120 jam (P5). Penurunan kualitas ini disebabkan oleh proses metabolisme yang terus berlangsung dan akumulasi asam laktat selama pendinginan. Motilitas dan viabilitas spermatozoa data aktual lebih tinggi dibandingkan data SLR meskipun menggunakan jenis pengencer dan suhu pendinginan yang sama.