Abstrak
Optimasi Model Green-Capacitated Vehicle Routing Problem with Time Windows Menggunakan Algoritme Golden Jackal Optimization
Oleh :
Adinda Putri Azzahra - M0122004 - Fak. MIPA
Permasalahan distribusi
barang tidak hanya mempertimbangkan efisiensi biaya, tetapi juga dampak
lingkungan akibat konsumsi bahan bakar kendaraan. Salah satu permasalahan
optimasi yang banyak digunakan untuk merepresentasikan distribusi barang adalah
Green-Capacitated Vehicle Routing Problem with Time Windows (G-CVRPTW), yang
mengintegrasikan batasan kapasitas kendaraan, jendela waktu pelayanan, dan
aspek lingkungan dalam penentuan rute distribusi. Kompleksitas model tersebut
menyebabkan metode metaheuristik menjadi salah satu pendekatan yang sesuai
untuk memeroleh penyelesaian dalam waktu komputasi yang efisien. Oleh karena
itu, penelitian ini bertujuan mengonstruksikan model G-CVRPTW, menentukan
penyelesaian model menggunakan algoritme Golden Jackal Optimization (GJO), serta
melakukan eksperimen numerik terhadap parameter algoritme dan parameter model
untuk menganalisis pengaruhnya terhadap konsumsi bahan bakar. Penelitian
menggunakan dataset benchmark Vehicle Routing Problem with Time Windows (VRPTW)
Solomon, yaitu instance C101, R101, dan RC101 dengan jumlah pelanggan sebanyak
25, 50, dan 100. Penyelesaian model dilakukan menggunakan algoritme GJO melalui
mekanisme random key encoding, prosedur split untuk membentuk rute yang
memenuhi batasan kapasitas kendaraan dan jendela waktu pelayanan, serta
evaluasi fungsi fitness berdasarkan total konsumsi bahan bakar dan penalti
pelanggaran kendala. Selanjutnya dilakukan eksperimen numerik terhadap
parameter algoritme, yaitu ukuran populasi (population size) dan jumlah iterasi
maksimum (maximum iteration), serta parameter model yang meliputi kapasitas
kendaraan, berat kosong kendaraan, dan faktor keketatan jendela waktu. Berdasarkan
hasil penelitian, diperoleh model G-CVRPTW yang memiliki fungsi objektif
meminimumkan konsumsi bahan bakar dengan memerhatikan berbagai kendala.
Penyelesaian model menggunakan algoritme GJO dengan parameter Npop=20 dan
MaxIter=50 menghasilkan kualitas penyelesaian yang baik pada kasus yang diuji.
Hasil eksperimen menunjukkan bahwa peningkatan ukuran populasi dan jumlah
iterasi maksimum meningkatkan waktu komputasi, tetapi tidak selalu menghasilkan
konsumsi bahan bakar minimum yang lebih rendah. Selain itu, peningkatan
kapasitas dan berat kosong kendaraan mengurangi jumlah armada yang digunakan,
tetapi meningkatkan total konsumsi bahan bakar, sedangkan perubahan tingkat
keketatan jendela waktu pelayanan hanya memberikan pengaruh yang relatif kecil
terhadap konsumsi bahan bakar dan waktu komputasi.