Abstrak


Analisis Waste dan Perbaikan Proses Produksi Batik Printing Menggunakan Pendekatan Lean Manufacturing di Nusantara Batik Art


Oleh :
Aditya Agung Nugroho - I0322002 - Fak. Teknik

Proses produksi batik printing di Nusantara Batik Art masih ditemukan berbagai aktivitas tidak bernilai tambah (waste) yang berdampak pada keterlambatan proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis pemborosan yang terjadi, memetakan aliran proses produksi, serta merancang usulan perbaikan untuk meminimalkan pemborosan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah lean manufacturing dengan kombinasi beberapa alat analisis. Metode Borda diterapkan untuk menentukan waste dominan berdasarkan hasil kuesioner, kemudian Value Stream Mapping (VSM) digunakan untuk memetakan aliran material dan informasi sepanjang proses produksi. Selanjutnya, Value Stream Analysis Tools (VALSAT) digunakan untuk memilih tool pemetaan yang paling sesuai dengan waste dominan yang teridentifikasi, sedangkan fishbone diagram digunakan untuk menelusuri akar penyebab masalah. Konsep 5S kemudian dijadikan salah satu landasan usulan perbaikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa waste dominan yang terjadi adalah waste waiting sebesar 28% dan waste unnecessary motion sebesar 26%. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diusulkan beberapa langkah perbaikan yaitu penetapan batas waktu konfirmasi hasil proofing kepada pelanggan, penambahan alat bantu pengering batik, penyediaan meja khusus untuk proses inspeksi, serta penerapan konsep 5S di area produksi. Berdasarkan future state VSM yang dirancang, penerapan seluruh usulan perbaikan tersebut diproyeksikan mampu mereduksi lead time produksi hingga 55% yang menunjukkan potensi peningkatan efisiensi proses yang cukup signifikan.