Abstrak
ILUSI TRANSPARANSI: PARADOKS EXTERNAL ASSURANCE DAN TATA KELOLA TERHADAP GREENWASHING PADA PERUSAHAAN TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2024
Oleh :
Tabitha Putri Harianik - F0322132 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mekanisme Good Corporate Governance (meliputi independensi dewan, proporsi dewan komisaris perempuan, ukuran dewan, dan ukuran komite audit) serta jaminan eksternal (external assurance) terhadap praktik greenwashing. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, penelitian ini menganalisis 156 berlingkupperusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2024 melalui uji regresi linear berganda untuk mengukur kesenjangan antara skor pengungkapan ESG berstandar GRI 2021 dan skor kinerja aktual yang diproksikan oleh ESG Risk Rating Sustainalytics. Hasil analisis membuktikan bahwa keberadaan dewan komisaris perempuan secara efektif mampu menekan greenwashing, sedangkan ukuran dewan yang besar dan penggunaan external assurance, khususnya limited assurance, justru memicu peningkatan manipulasi tersebut, sementara proporsi komisaris independen dan ukuran komite audit terbukti tidak memiliki pengaruh signifikan. Secara teoretis dan praktis, temuan ini memperkuat Teori Legitimasi dengan menunjukkan bahwa asurans berlingkup terbatas sering dieksploitasi sebagai alat legitimasi simbolis, sehingga memberikan implikasi bagi regulator untuk mulai mewajibkan reasonable assurance dan mendorong kebijakan keragaman gender, serta memperingatkan investor agar lebih waspada dalam menilai kredibilitas klaim audit lingkungan perusahaan.