Abstrak
Optimasi Model Battery Energy Storage System Terintegrasi Photovoltaic dan Electric Vehicle dengan Kendala State of Charge Menggunakan Crayfish Optimization Algorithm
Oleh :
Nikmatull Tsalasa Putri - M0122073 - Fak. MIPA
Battery energy storage system (BESS) merupakan salah satu
teknologi yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi sistem distribusi tenaga
listrik. Dalam sistem distribusi modern, peningkatan beban serta integrasi
pembangkit energi terbarukan seperti photovoltaic (PV)
dan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV)
menyebabkan sistem menjadi lebih kompleks dan dinamis. Oleh karena itu,
diperlukan suatu pendekatan optimasi untuk menentukan lokasi dan
kapasitas BESS yang optimal agar dapat meminimalkan total
biaya sistem. Penelitian ini menerapkan crayfish optimization algorithm (COA)
untuk menentukan penyelesaian optimal dari model BESS. COA memiliki
kemampuan dalam menyeim bangkan proses eksplorasi dan eksploitasi sehingga
mampu menghasilkan solusi optimal secara efisien.Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksikan model BESS terintegrasi PV dan EV dengan
kendala state of charge (SoC), menerapkan COA untuk
menentukan penyelesaian optimal model, serta mengetahui pengaruh perubahan
parameter algoritme dan parameter model terhadap hasil optimasi. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literatur dan terapan. Studi
literatur dilakukan dengan mengkaji penelitian terdahulu terkait optimasi BESS serta
menambahkan kendala pada model. COA diterapkan untuk
menentukan penyelesaian optimal model pada sistem distribusi IEEE 33-bus
system menggunakan bahasa pemrograman Python. Dalam
penelitian ini, digunakan profil beban, PV, dan EV dalam
waktu 24 jam sebagai dasar perhitungan. Selanjutnya, dilakukan eksperimen
numerik nilai parameter algoritme dan parameter model.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, diperoleh model BESS terintegrasi PV dan EV dengan
kendala SoC yang memiliki fungsi objektif berupa minimisasi
total biaya sistem dengan memerhatikan berbagai kendala. Penerapan COA menghasilkan
penyelesaian optimal berupa lokasi dan kapasitas BESS yang
mampu menurunkan total biaya sistem. Selain itu, hasil eksperimen numerik
menunjukkan bahwa perubahan nilai parameter algoritme, yaitu banyaknya populasi
dan iterasi maksimum, serta parameter model seperti biaya permintaan energi (γp) dan batas SoC berpengaruh
terhadap kualitas penyelesaian yang diperoleh dalam proses optimasi.