Abstrak
Hubungan Schadenfreude dan Cyberbullying dengan Self-Esteem Remaja dalam Aplikasi X
Oleh :
Khara Nove Maryapodi - P0122128 - Fak. Psikologi
Berbagai peristiwa dalam media sosial dapat dihubungkan dengan kondisi self-esteem penggunanya, terutama remaja. Schadenfreude dan cyberbullying merupakan contoh peristiwa yang beberapa kali terjadi di media sosial, termasuk Aplikasi X. Salah satu media sosial yang sering digunakan remaja adalah Aplikasi X. Adanya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara schadenfreude dan cyberbullying dengan self-esteem remaja pengguna Aplikasi X. Penelitian ini melibatkan 127 pemilik akun X berusia 12-21 tahun. Pengumpulan responden dilakukan secara convenience sampling dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Schadenfreude, skala Cyberbullying, serta skala Self-Esteem. Analisis data kuantitatif dilaksanakan melalui SPSS versi 26.0. Uji hipotesis dilakukan dengan uji korelasi pearson product moment untuk mengukur hubungan masing-masing variabel dengan self-esteem. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan negatif kekuatan sedang antara schadenfreude dimensi justice (r= -0,399), aggression (r= -0,390), competition (r= -0,314), arrogant (r= -0,423), hatred (r= -0,423), jealousy (r= -0,406) dan self-esteem, serta hubungan negatif kuat antara schadenfreude dimensi envy (r= -0,503) dan self-esteem (p<0,05), lalu terdapat hubungan negatif kekuatan sedang antara cyberbullying dan self-esteem (r= -0,486, p<0,05). Analisis regresi linier berganda dilakukan untuk meneliti hubungan schadenfreude dan cyberbullying secara simultan dengan self-esteem. Hasilnya adalah schadenfreude dan cyberbullying secara simultan berhubungan dengan self-esteem pada tingkat hubungan yang sedang (R= 0,541, p<0,05). Schadenfreude dan cyberbullying secara bersama-sama menjelaskan 29,3% varians self-esteem (R2= 0,293).