Abstrak
Pengaruh Resiliensi dan Self-compassion terhadap Psychological Well-being pada Korban Kekerasan Seksual Dewasa Awal di DKI Jakarta
Oleh :
Nadila Putri Arini - P0122166 - Fak. Psikologi
Fenomena
kekerasan seksual di Indonesia berada pada situasi yang kian mengkhawatirkan,
ditandai dengan munculnya kasus-kasus baru secara konstan yang memicu gelombang
diskusi di tengah masyarakat.
Dampak yang dialami korban kekerasan seksual akan memiliki efek negatif kepada
kehidupan pribadinya, masalah fisik, dan tekanan psikologis. Tujuan dari
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh resiliensi dan self-compassion
terhadap psychological well-being pada korban kekerasan seksual dewasa
awal di DKI Jakarta. Penelitian ini diukur menggunakan skala Psychological
well-being short scale version (α = 0,816), skala CD-RISC 25 (α =
0,903), dan Self-compassion Scale (SCS) (α = 0,871). Teknik
pengambilan data dilakukan secara non-probability sampling dengan teknik
purposive sampling kepada 167 usia 18 – 40 tahun, korban kekerasan
seksual, dan berdomisili di DKI Jakarta. Data dianalisis dengan regresi linear
berganda. Hasilnya, nilai t resiliensi menunjukkan 0,160 sehingga tidak
terdapat pengaruh resiliensi terhadap psychological well-being pada
korban kekerasan seksual dewasa awal. Sementara pada nilai t self-compassion
yakni .001 membuktikan terdapat pengaruh self-compassion terhadap psychological
well-being pada korban kekerasan seksual dewasa awal. Selain itu, nilai
untuk uji F yakni .001 sehingga terdapat pengaruh resiliensi dan self-compassion
terhadap psychological well-being pada korban kekerasan seksual dewasa
awal. Implikasi yang dapat dilakukan adalah korban perlu berbaik hati pada diri
sendiri untuk mencapai psychological well-being dan mampu membuka diri
terhadap lingkungan yang sehat dan orang-orang yang mendukung.