Abstrak


Studi Praktik Kepengarangan J.S. Khairen: Kajian Hegemoni Gramsci


Oleh :
Lambang Setiyo Abadi - B0222039 - Fak. Ilmu Budaya

Lambang Setiyo Abadi. B0222039. Studi Praktik Kepengarangan J.S. Khairen: Kajian Hegemoni Gramsci. Skripsi: Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur sosial yang membentuk praktik kepengarangan J.S. Khairen, menjelaskan refleksi hegemoni dalam karya sastra dan aktivitas sosialnya, serta menganalisis respons J.S. Khairen terhadap hegemoni berdasarkan perspektif Antonio Gramsci. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek penelitian berupa praktik kepengarangan J.S. Khairen yang meliputi enam novel, yaitu Kami (Bukan) Sarjana Kertas, Kami (Bukan) Jongos Berdasi, Kami (Bukan) Generasi Bact*, Dompet Ayah Sepatu Ibu, Bungkam Suara, dan Rumah, serta aktivitas sosial dan digitalnya. Data dikumpulkan melalui teknik studi pustaka, dokumentasi, dan simak-catat, kemudian diinterpretasikan menggunakan teori hegemoni Antonio Gramsci yang didukung konsep modal kultural dan arena produksi kultural Pierre BourdieuHasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kepengarangan J.S. Khairen dibentuk oleh struktur sosial yang dipengaruhi tradisi intelektual Minangkabau, keluarga, pendidikan, dan pengalaman profesional. Penelitian ini menemukan tujuh praktik hegemoni yang bekerja dalam pembentukan kepengarangannya, dengan kapitalisme sebagai hegemoni yang paling dominan. Berbagai bentuk hegemoni tersebut terefleksi secara konsisten dalam karya sastra maupun aktivitas sosialnya. Respons J.S. Khairen terhadap hegemoni berlangsung melalui reproduksi, negosiasi, dan resistensi, dengan negosiasi sebagai bentuk yang paling dominan. Berdasarkan keseluruhan temuan tersebut, J.S. Khairen dapat dipahami sebagai intelektual organik kelas menengah populer yang memanfaatkan praktik kepengarangan dan ruang publik sebagai sarana mengkritisi berbagai ekses hegemoni kapitalisme, meskipun posisinya tetap berada dalam kemungkinan terjadinya transformismo.