Abstrak
Karakteristik Volumetrik dan Marshall pada AC-WC dengan Substitusi Agregat Halus Menggunakan Palm Oil Clinker
Oleh :
Fadhil Rakha Raihan - I0122063 - Fak. Teknik
Meningkatnya
pembangunan infrastruktur jalan menyebabkan kebutuhan material perkerasan jalan,
khususnya agregat semakin besar. Limbah industri kelapa sawit seperti Palm
Oil Clinker (POC) juga terus dihasilkan dalam jumlah besar dan belum
dimanfaatkan secara optimal sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran
lingkungan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa POC berpotensi digunakan
sebagai material konstruksi, namun kajian penggunaannya sebagai substitusi
agregat halus pada campuran Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC)
masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menentukan Kadar Aspal Optimum (KAO)
pada campuran AC-WC dengan substitusi POC sebagai agregat halus serta menganalisis
perubahan karakteristik volumetrik dan Marshall yang dihasilkan.Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium menggunakan
metode Marshall. Material yang digunakan berupa aspal penetrasi 60/70
dan POC sebagai substitusi agregat halus berukuran lolos saringan No. 4 dan
tertahan saringan No. 8. Variasi substitusi POC sebesar 0%, 30%, 50%, dan 70%
berdasarkan volume agregat halus dengan kadar aspal 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, dan
6,5%, menghasilkan total 60 benda uji. Pengujian dilakukan berdasarkan Spesifikasi
Umum Bina Marga 2025 dengan parameter analisis meliputi densitas, VIM, VMA,
VFB, stabilitas, flow, dan Marshall Quotient (MQ).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa KAO campuran konvensional
sebesar 5,45%, sedangkan campuran dengan substitusi POC 30%, 50%, dan 70%
menghasilkan KAO berturut-turut sebesar 5,03%, 5,15%, dan 5,25%. Substitusi POC
menyebabkan penurunan densitas dan VIM, serta peningkatan VMA, VFB, stabilitas,
dan MQ terhadap campuran konvensional. Seluruh campuran memenuhi persyaratan Marshall
berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2025.