Abstrak
Korelasi Antara Kesetaraan Gender dan Pandangan Perilaku Aborsi pada Masyarakat Indonesia
Oleh :
Nurhalisa Amalia - P0122193 - Fak. Psikologi
Aborsi merupakan intervensi kesehatan yang banyak dilakukan, namun tetap menjadi isu kontroversial secara sosial. Di Indonesia, kasus aborsi sering digambarkan sebagai fenomena gunung es dengan perkiraan prevalensi yang relatif tinggi dibandingkan rata-rata global. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana masyarakat memandang praktik tersebut. Pandangan perilaku aborsi kerap dikaitkan dengan perdebatan mengenai hak reproduksi dan posisi perempuan dalam pengambilan keputusan reproduksi. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara kesetaraan gender dan pandangan perilaku aborsi pada masyarakat Indonesia. Penelitian kuantitatif ini menggunakan data dari 2.307 responden yang tersebar di 18 provinsi di Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan teknik stratified multistage random sampling melalui metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI). Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman’s Rank sebagai analisis utama dan regresi linear sederhana sebagai analisis eksploratori. Hasil analisis menunjukkan bahwa hubungan antara kesetaraan gender dan pandangan perilaku aborsi tidak signifikan secara statistik (ρ = 0,039; p = 0,058). Hasil regresi eksploratori menunjukkan kesetaraan gender hanya memberikan kontribusi yang sangat kecil terhadap variasi pandangan perilaku aborsi (R² = 0,00379). Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain di luar kesetaraan gender kemungkinan lebih berperan dalam menjelaskan variasi pandangan perilaku aborsi pada masyarakat Indonesia.