Abstrak
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN SAMPAH YANG BERKELANJUTAN DI TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH REDUCE-REUSE-RECYCLE (TPS3R) MOJO MAKMUR
Oleh :
Dinar Rachmadika Baharintasari - A132202003 - Sekolah Pascasarjana
Peningkatan timbulan sampah rumah tangga di kawasan perkotaan menuntut
penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas, salah satunya melalui
Tempat Pengolahan Sampah Reduce–Reuse–Recycle (TPS3R). Penelitian ini
bertujuan (1) mengidentifikasi besaran dan komposisi timbulan sampah rumah
tangga di wilayah pelayanan TPS3R Mojo Makmur, (2) menganalisis pengaruh
sosialisasi terhadap perubahan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam
pengelolaan sampah, (3) menilai tingkat keberlanjutan pengelolaan TPS3R secara
multidimensi, serta (4) merumuskan strategi peningkatan efektivitas pengelolaan
TPS3R. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif one group quasi
experiment yang dilaksanakan di RW 21 dan RW 22, Kelurahan Jebres, Kota
Surakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui penimbangan sampah rumah
tangga, kuesioner pre–post test, dan penilaian indeks keberlanjutan. Analisis data
meliputi analisis deskriptif timbulan sampah, uji Kruskal–Wallis, uji efektivitas
sosialisasi, analisis keberlanjutan menggunakan metode Multi Dimensional Scaling
(Rapfish), serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa timbulan
sampah rumah tangga didominasi oleh sampah organik dengan rata-rata 3,70
kg/hari, sedangkan sampah anorganik sebesar 0,68 kg/hari, sehingga pengelolaan
sampah organik menjadi prioritas utama dalam sistem TPS3R. RW 22 memiliki
rata-rata timbulan lebih tinggi dibandingkan RW 21, yang mengindikasikan
perbedaan intensitas konsumsi dan aktivitas domestik antarwilayah. Uji Kruskal
Wallis menunjukkan bahwa usia, tingkat pendidikan, dan penghasilan tidak
berpengaruh signifikan terhadap jumlah total timbulan sampah (p > 0,05), namun
memengaruhi komposisi jenis sampah yang dihasilkan. Sosialisasi terbukti
meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, meskipun perubahan
perilaku pengelolaan sampah belum merata pada seluruh responden. Analisis
keberlanjutan menunjukkan bahwa TPS3R Mojo Makmur berada pada kategori
cukup berkelanjutan, dengan kekuatan utama pada dimensi teknologi dan ekologi.
Analisis SWOT menempatkan TPS3R Mojo Makmur pada kuadran agresif,
sehingga strategi peningkatan efektivitas diarahkan pada penguatan partisipasi
masyarakat, optimalisasi kelembagaan, serta pengembangan kegiatan ekonomi
berbasis pengolahan sampah untuk mendukung keberlanjutan jangka panjang.