Abstrak
Peningkatan Kinerja Machine Learning Menggunakan Graph-Based Descriptor pada Klasifikasi Citra Batik Nitik
Oleh :
Agung Budi Santoso - L0122008 - Fak. Teknologi Informasi dan Sains Data
Klasifikasi citra Batik Nitik memiliki tingkat kesulitan yang tinggi
akibat kemiripan visual lokal antarkelas motif. Pembeda utama antarkelas
terletak pada susunan relasi spasial elemen penyusunnya secara global. Metode
ekstraksi tekstur yang berfokus pada statistik piksel lokal memiliki
keterbatasan karena belum memodelkan hubungan spasial tersebut. Penelitian ini
mengusulkan Graph-Based Descriptor (GBD) sebagai metode representasi
fitur spasial untuk klasifikasi 60 kelas motif Batik Nitik. Pipeline
metode diawali dengan segmentasi Watershed berbasis Distance
Transform untuk mengekstraksi titik centroid dari elemen motif.
Titik-titik centroid tersebut digunakan untuk membangun graf spasial
menggunakan k-Nearest Neighbor Graph (kNN-Graph). Selanjutnya,
diekstraksi 28 dimensi fitur awal yang mencakup metrik topologi, geometri edge,
dan Voronoi. Dimensi fitur kemudian direduksi menggunakan seleksi fitur
ANOVA F-test untuk mengeliminasi atribut yang redundan. Hasil
eksperimen menunjukkan bahwa representasi graf menggunakan kNN-Graph (k=6) dengan reduksi
dimensi menjadi 18 fitur menghasilkan representasi paling diskriminatif.
Pengujian akhir pada data testing menggunakan classifier
kNN (k=1) menghasilkan nilai Accuracy sebesar
0.9917. Hasil ini memberikan peningkatan akurasi sebesar 28.17% dibandingkan
MTCD (0.7100), 31.17% dibandingkan CMTH (0.6800), dan 41.17% dibandingkan GLCM
(0.5800). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemodelan relasi spasial
menggunakan pendekatan graf lebih efektif untuk mengenali dan
mengklasifikasikan keunikan pola motif Batik Nitik dibandingkan pendekatan berbasis tekstur.