Abstrak
Deteksi Dini Krisis Keuangan di Filipina Menggunakan Model LSTM, Hybrid CNN-LSTM, dan GRU
Oleh :
Satya Bintang Esa Resiadi - M0722071 - Fak. MIPA
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem peringatan dini (Early
Warning System atau EWS) dalam mendeteksi krisis keuangan di Filipina
dengan membandingkan kinerja model deep learning. Data yang digunakan
berupa deret waktu bulanan periode 1990–2025 yang diperoleh dari IMF, BSP, dan
World Bank, mencakup indikator makroekonomi seperti nilai tukar, cadangan
devisa, suku bunga, dan jumlah uang beredar. Metode penelitian meliputi pembentukan
indeks Exchange Market Pressure (EMP) sebagai indikator krisis, preprocessing
data, seleksi fitur menggunakan mutual information, normalisasi data,
serta penanganan ketidakseimbangan data menggunakan T-SMOTE dan Tomek Links.
Model yang digunakan meliputi model deep learning seperti LSTM, GRU, dan
hybrid CNN-LSTM yang dievaluasi menggunakan metode expanding window
dengan metrik akurasi, presisi, recall, F1-Score, dan AUC-ROC.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model LSTM memiliki kinerja terbaik dengan
nilai recall sebesar 94,44% dan F1-Score sebesar 93,58%, sehingga
mampu mendeteksi sinyal krisis secara lebih optimal. Hasil peramalan periode
2025–2026 menunjukkan tidak adanya indikasi krisis karena probabilitas berada
di bawah ambang batas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa LSTM merupakan model
paling efektif dalam deteksi dini krisis keuangan karena kemampuannya menangkap
dependensi temporal jangka panjang.