Abstrak
Optimasi Arsitektur YOLOv8n Menggunakan MobileNetV3-Small dan CBAM untuk Deteksi Objek Pada Perilaku Kunci Sapi Ternak
Oleh :
M. Bagas Abidawaqli - L0122090 - Fak. Teknologi Informasi dan Sains Data
Pemantauan perilaku sapi secara otomatis menjadi salah
satu kebutuhan dalam pengembangan Precision Livestock Farming karena
perubahan perilaku dapat menjadi indikator awal kondisi kesehatan dan
kesejahteraan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi
modifikasi arsitektur YOLOv8n menggunakan MobileNetV3-Small sebagai backbone
dan Convolutional Block Attention Module (CBAM) pada bagian neck
untuk deteksi objek pada perilaku sapi ternak[MA1] .
Dataset yang digunakan adalah Cow Behavior Video Dataset (CBVD-5)
yang mencakup lima kelas perilaku, yaitu stand, lying down, foraging,
drinking water, dan rumination. Dataset dikonversi ke
format YOLO dan dibagi menjadi training set, validation set, dan testing
set dengan proporsi 70%:20%:10%. Evaluasi dilakukan terhadap empat skenario
model, yaitu YOLOv8n Baseline, YOLOv8n + CBAM, YOLOv8n +
MobileNetV3-Small, dan YOLOv8n + MobileNetV3-Small + CBAM. Metrik evaluasi
meliputi Precision, Recall, mAP50, mAP50-95, jumlah parameter,
GFLOPs, serta analisis tambahan berupa confusion matrix, analisis multi-label-aware,
dan analisis overlap/occlusion subset. Hasil pengujian pada Dataset
Original menunjukkan bahwa YOLOv8n Baseline memperoleh performa
deteksi absolut tertinggi dengan mAP50 sebesar 0,7227 dan mAP50-95 sebesar
0,3488. Model usulan YOLOv8n + MobileNetV3-Small + CBAM memperoleh mAP50
sebesar 0,6720 dan mAP50-95 sebesar 0,3217, dengan penurunan jumlah parameter
dari 3,0118M menjadi 2,8354M dan GFLOPs dari 8,1985 menjadi 6,5168. Berdasarkan
skor trade-off performa-kompleksitas, model usulan memperoleh skor
terendah sebesar 4,2676, sehingga menunjukkan keseimbangan terbaik antara
mAP50, jumlah parameter, dan GFLOPs berdasarkan formulasi yang digunakan.
Selain itu, analisis multi-label-aware menunjukkan bahwa karakteristik multi-label
pada dataset memengaruhi interpretasi hasil evaluasi, terutama pada
pasangan label stand + foraging dan lying down + rumination.
Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan
MobileNetV3-Small dan CBAM dapat menghasilkan model yang lebih ringan secara
struktural, meskipun disertai penurunan performa deteksi dibandingkan baseline.