Abstrak


Pengaruh Jenis dan Dosis Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi Gogo pada Sistem Agroforestri Sengon


Oleh :
Faizal Arif Noor - H0722052 - Fak. Pertanian

Produktivitas padi lahan basah di Indonesia menurun akibat alih fungsi lahan dan anomali iklim. Budidaya padi gogo pada lahan suboptimal dengan sistem agroforestri dapat menjadi alternatif, meskipun masih terkendala rendahnya kesuburan tanah. Oleh karena itu, diperlukan teknologi budidaya berbasis pupuk organik yang ramah lingkungan untuk mendukung pertumbuhan padi gogo. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dosis optimum pupuk organik limbah ekstraksi Indigofera tinctoria dan kotoran ayam pada pertumbuhan dan hasil padi gogo. Penelitian ini menggunakan RAKL pola tersarang dengan dua faktor yaitu jenis pupuk organik (limbah ekstraksi Indigofera tinctoria dan kotoran ayam), dan dosis pupuk yang tersarang pada masing-masing jenis pupuk (10, 20, dan 30 ton/ha). Data dianalisis menggunakan analisis ragam ANOVA dengan taraf 5% dan dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hubungan antar variabel dianalisis menggunakan uji korelasi (r ≥ 0,05). Hasil penelitian menujukkan bahwa aplikasi jenis pupuk organik limbah ekstraksi Indigofera tinctoria dan kotoran ayam berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, indeks luas daun, laju pertumbuhan tanaman, jumlah anakan per rumpun, jumlah malai per rumpun, bobot segar dan kering brangkasan, bobot gabah kering per rumpun, nitrogen jaringan, serapan nitrogen, fosfor, dan kalium tanaman. Aplikasi dosis 10, 20, 30 ton/ha pupuk organik tidak memberikan perbedaan nyata terhadap semua parameter. Hal ini dapat dikarenakan bahwa aplikasi dosis tersebut belum memenuhi kebutuhan hara padi gogo.